Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Final Proliga 2026 Dipadatkan, Lodi Kritik Jadwal Tiga Hari Beruntun

Ery Supriyadi
Penulis: Ery Supriyadi❯
Dua pemain pelapis Gresik Phonska menghadang spike opposite JPE, Fiola Marsya Azzahra. (ANTARA)
Dua pemain pelapis Gresik Phonska menghadang spike opposite JPE, Fiola Marsya Azzahra. (ANTARA)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, JOGJAKARTA – Pelatih Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Alessandro Lodi, menyoroti format grand final Proliga 2026 yang menggunakan sistem best-of-three.

Menurutnya, konsep tersebut sebenarnya sudah tepat untuk menentukan juara secara adil. Namun, ia menilai pelaksanaannya kurang ideal karena pertandingan digelar tiga hari berturut-turut.

Advertisement

“Ide memainkan best-of-three di final itu bagus,” kata Lodi seusai laga melawan Jakarta Pertamina Enduro, Minggu (19/4). “Tapi sayangnya, ada keputusan ‘jenius’ untuk menggelarnya tiga hari berturut-turut. Kalau boleh jujur, ini kurang cerdas,” ujarnya.

Dalam jadwal tersebut, final sektor putri antara Gresik Petrokimia dan Jakarta Pertamina Enduro akan berlangsung pada Jumat (24/4) dan Sabtu (25/4) di GOR Amongrogo, Yogyakarta. Jika masing-masing tim saling mengalahkan, laga penentuan akan berlanjut hingga Minggu (26/4).

Advertisement

Kondisi jadwal yang padat itu menjadi alasan Lodi melakukan rotasi pemain. Ia memilih mengistirahatkan sejumlah pemain inti setelah memastikan tiket grand final pada fase final four di Semarang.

Meski harus menerima kekalahan 1-3 pada laga terakhir melawan Pertamina, Lodi menegaskan tidak menyesal dengan keputusannya. Apalagi, lawan juga tidak menurunkan kekuatan penuh dan hanya memainkan satu starter utama, yakni outside hitter asal Kuba, Wilma Salas.

“Ini bisa jadi bahan evaluasi. Kami memberi kesempatan kepada pemain lain untuk menunjukkan kemampuan mereka. Kalau tidak dicoba, kami tidak akan pernah tahu,” ujarnya.

Menurut Lodi, rotasi tersebut justru menjadi situasi yang menguntungkan bagi semua pihak. Selain memberi jam terbang bagi pemain pelapis, tim juga mendapat gambaran lebih jelas untuk evaluasi menghadapi final. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer