Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bukan Sekadar Basket, Ini Kunci Persiapan SMAN 2 Samarinda Hadapi DBL 2026

Nasya Rahaya • Kamis, 22 Januari 2026 | 18:47 WIB

Viking Smada, suporter SMAN 2 Samarinda, siap memberikan dukungan maksimal bagi tim basket dan dance pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Kalimantan Series.
Viking Smada, suporter SMAN 2 Samarinda, siap memberikan dukungan maksimal bagi tim basket dan dance pada Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Kalimantan Series.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Persiapan tim basket SMAN 2 Samarinda menuju Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Kalimantan Series tidak hanya bertumpu pada semangat para pemain. Di balik latihan keras para siswa, ada dukungan kuat dari pihak sekolah dan orang tua yang menjadi fondasi utama kesiapan tim.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 2 Samarinda, Ernawati J, menegaskan keterlibatan orang tua berperan besar dalam menjaga motivasi siswa selama menjalani latihan intensif menjelang DBL 2026. Dukungan itu tidak sebatas moral, tetapi juga menyangkut waktu, fasilitas, hingga izin latihan di luar sekolah.

Menurut Ernawati, program latihan tim DBL SMAN 2 Samarinda tidak hanya memanfaatkan sarana sekolah. Para pemain juga rutin berlatih di luar lingkungan sekolah dengan pendampingan dan persetujuan orang tua.

Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Tiga Bekal Utama di Bulan Sya'ban untuk Menyambut Ramadhan

Persiapan menghadapi DBL sendiri telah dimulai sejak Agustus 2025. Seiring mendekati kompetisi, intensitas latihan terus meningkat. Bahkan, para pemain kini menjalani latihan hingga tiga kali dalam sehari.

“Kadang mereka latihan pagi, siang, dan sore. Tidak hanya di sekolah, tetapi juga di luar,” ujarnya.

Sekolah pun memberikan dukungan penuh dengan kebijakan yang fleksibel. Pihak sekolah memberi dispensasi bagi siswa yang harus mengikuti latihan sejak pagi hari agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.

Baca Juga: Persiapan Sudah 99 Persen, Musorprovlub PELTI Kaltim Mendadak Ditunda, Ada Apa?

“Mereka bisa latihan subuh, sekitar pukul 05.00. Setelah itu mandi dan ganti pakaian di sekolah, lalu mengikuti pelajaran seperti biasa,” jelas Ernawati.

Lebih dari sekadar mengejar kemenangan, SMAN 2 Samarinda berharap ajang DBL menjadi sarana pembentukan karakter siswa. Nilai kerja sama, disiplin, dan tanggung jawab menjadi tujuan utama yang ingin ditanamkan melalui kompetisi ini.

Ernawati menilai DBL bukan hanya milik tim basket. Kegiatan ini juga melibatkan banyak elemen, mulai dari tim dance hingga suporter yang menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer dan semangat tim.

Baca Juga: DPRD Kutim Soroti Dugaan Proyek Pemkab di Kawasan Taman Nasional Kutai

“Anak basket membutuhkan anak dance dan suporter untuk menyemangati. Tanpa kerja sama yang baik, sulit untuk maju,” katanya.

Melalui proses panjang tersebut, sekolah berharap para siswa mampu belajar berkoordinasi, fokus, dan menghadapi tantangan ke depan dengan karakter yang lebih matang.

“Target menang tentu ada. Namun, yang lebih penting anak-anak memiliki karakter yang baik dan mampu bekerja sama,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Basket Pelajar #dukungan orang tua #honda dbl #SMAN 2 Samarinda #Honda DBL With Kopi Good Day East Nusa Tenggara Series 2024 2025