KALTIMPOST.ID, JAKARTA - Rangkaian program DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026 resmi berakhir pada Senin, 9 Maret 2026.
Dengan ditutupnya periode voting, lima pemain putra dan lima pemain putri berhasil terpilih. Kesepuluh pemain itu berhak melaju ke Kopi Good Day DBL Camp 2026, program pelatihan basket pelajar terbesar di Indonesia.
Di ajang ini, mereka akan kembali berjuang untuk meraih mimpi ke Amerika Serikat bersama skuad elite Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026.
Program DBL Play Road to DBL Camp dirancang sebagai jalur tambahan, memberi peluang lebih luas bagi pelajar dari daerah yang belum tersentuh kompetisi DBL.
Voting dilakukan melalui platform digital DBL Play, namun setiap peserta tetap harus lolos verifikasi dan memenuhi persyaratan administratif serta akademik DBL.
Setiap kandidat juga wajib memenuhi kriteria yang sama dengan pemain DBL lainnya, termasuk tidak pernah tinggal kelas, memenuhi standar usia dan nilai rapor mata pelajaran utama, serta bebas dari Disqualifying Foul bagi yang mengikuti kompetisi DBL.
Baca Juga: Giliran Kamu! DBL Play Road to DBL Camp 2026 Resmi Dibuka, Wujudkan Mimpi ke Amerika Serikat
Prinsip student-athlete tetap menjadi fondasi program ini, sebagaimana diterapkan dalam seluruh ekosistem DBL.
Selain itu, para peserta mendaftarkan rekam jejak dan prestasi mereka di dunia basket. Hal ini memungkinkan publik melihat latar belakang dan kemampuan masing-masing sebelum memberikan dukungan.
Para pemain yang lolos jalur ini memiliki catatan prestasi basket yang solid. Mereka rutin membela daerah masing-masing dalam event resmi.
Di sektor putra, peringkat voting tertinggi diraih Harfelim Gio Pande Sinaga dari SMA Santo Yosef Pangkalpinang dengan 20.531 suara. Gio mencoba peruntungan karena di kotanya belum ada kompetisi DBL.
Bersama ayahnya, ia aktif menggalang dukungan, termasuk melalui media sosial untuk memperkenalkan perjalanan basketnya.
Prestasi Gio tak diragukan. Saat SMP, ia sudah masuk roster tim Pangkalpinang di ajang POPDA. Pada 2025, ia memperkuat tim Bangka Belitung di POPNAS Jakarta.
Di kategori putri, Praisey Blessed dari SMA BPK Penabur Cirebon menempati posisi keempat dengan 11.937 votes. Praisey pernah terpilih sebagai bagian dari skuad DBL Indonesia All-Star 2024 sekaligus meraih gelar MVP.
Baca Juga: Belum Puas, MVP Reza Lumiu Beber Ambisi Smansa Balikpapan setelah Three-Peat DBL Samarinda
Pada 2025, ia harus absen dari DBL Camp karena cedera ACL. Setelah sembilan bulan pemulihan, Praisey kini siap kembali bersaing untuk skuad All-Star 2026.
Peserta lain, Azfa Fazila Sidik dari SMAN 3 Cibinong, mengoleksi 11.792 votes. Azfa sebelumnya mengikuti AZA 3X3 Competition 2025 West Java-West, kompetisi DBL di Jawa Barat.
Karena jalur 3x3 belum terhubung ke DBL Camp, Azfa memanfaatkan kesempatan lewat program ini. Ia pernah menjadi MVP AZA 3X3 Competition 2025.
Wakil Direktur DBL Indonesia, Donny Rahardian, menjelaskan bahwa program ini membuka akses lebih luas bagi talenta basket pelajar di seluruh Indonesia.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan kesempatan yang sama bagi pelajar dari berbagai daerah untuk merasakan pengalaman berlatih di DBL Camp. Siapa pun memiliki peluang menunjukkan kemampuan dan bersaing dengan pemain terbaik dari seluruh Indonesia,” kata Donny.
Baca Juga: DBL Samarinda Full House: 50 Tim Berebut Kuota, Antusiasme Pecah Sejak Hari Pertama
Kesepuluh pemain yang lolos jalur ini akan mendapatkan hak yang sama dengan campers lain, termasuk akomodasi penuh selama rangkaian kegiatan yang ditanggung DBL Indonesia.
Kopi Good Day DBL Camp 2026 akan digelar 27 April–3 Mei 2026. Selama seminggu, para campers mendapat pelatihan intensif dari pelatih World Basketball Academy (WBA) Australia dan jajaran pelatih DBL Academy.
Di akhir camp, para pelatih memilih pemain terbaik untuk masuk skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026, yang berkesempatan berlatih di Amerika Serikat.
Berikut daftar pemain yang lolos DBL Play Road to Kopi Good Day DBL Camp 2026:
Putra:
-
Harfelim Gio Pande Sinaga — SMA Santo Yosef Pangkalpinang
-
Mohammad Fahar Adhikara Bantilan — SMAN 8 Bandung
-
Wilbet Naharto — SMA Nation Star Academy Surabaya
-
Muhammad Bintang Novriansyah — SMAN 1 Banjarbaru
-
Kobe Russell Tan — SMA Jubilee Jakarta
Putri:
-
Carlene Orell Gunawan — UPH College Tangerang
-
Princess Chevy Wong — Manado Independent School
-
Kavindra Mahaputri Andira Usadha — SMA Regents School Bali
-
Praisey Blessed — SMA BPK Penabur Cirebon
-
Azfa Fazila Sidik — SMAN 3 Cibinong
Tentang DBL Indonesia
DBL Indonesia merupakan sports management company yang berdiri sejak 2004. Fokusnya pada pengembangan calon pemimpin masa depan melalui olahraga dan hiburan.
Setiap tahun, DBL Indonesia menjangkau jutaan pemuda dari Aceh hingga Papua. Melalui kegiatan kompetisi DBL dan program lain, mereka berupaya menjembatani hambatan para calon pemimpin muda untuk meraih mimpi. (*)
Editor : Ery Supriyadi