KALTIMPOST.ID, Petenis legendaris Spanyol, Rafael Nadal, mengumumkan rencana pensiunnya. Tahun ini akan menjadi ujung jalan sebelum benar-benar gantung raket pada 2025. Tepatnya, dia akan pensiun selepas Piala Davis di Malaga, 19-24 November mendatang.
"Halo semua, saya di sini hendak memberi tahu Anda bahwa saya akan pensiun dari tenis profesional," kata Nadal dalam bahasa Spanyol dalam sebuah video yang diunggah di X. dia mengatakan, keputusan itu tidak lepas dari situasi sulit yang dia hadapi dalam dua tahun terakhir.
Dua musim terakhir dirinya memang mengalami masalah kebugaran. Meski begitu, dirinya tidak pernah goyah. Dia tetap memberikan yang terbaik untuk putranya, Rafael, dan Maria yang merupakan istrinya. "Pulang ke rumah dan melihat bagaimana anak saya tumbuh setiap hari telah menjadi kekuatan yang benar-benar membuat saya tetap hidup dan dengan energi yang diperlukan untuk terus maju," kata pemain Spanyol itu.
"Ini adalah keputusan yang sulit, keputusan yang membutuhkan waktu untuk saya buat. Tetapi, dalam hidup ini, semuanya memiliki awal dan akhir. Saya pikir, ini adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri karier yang panjang dan jauh lebih sukses daripada yang bisa saya bayangkan."
Nadal memang fenomenal. Dia telah menjuarai 92 kejuaraan. Serta mempertahankan posisi peringkat satu dunia dalam PIF ATP Ranking selama 209 minggu, atau hampir empat tahun lamanya.
Nadal langsung mencuri perhatian dunia setelah menerjuni karier pro pada 2001. Dia adalah juara grand slam 22 kali, termasuk rekor 14 gelar di Roland Garros.
Malaga, lokasi pelaksanaan Piala Davis, yang juga tanah kelahirannya, dipilih menjadi akhir perjalanannya. Dia akan berjuang bersama rekan sekompatriotnya, Carlos Alcaraz. Pada partai pembuka, mereka akan menghadapi Belanda pada Selasa (19/11).
"Saya sangat bersemangat bahwa turnamen terakhir saya akan menjadi final Piala Davis dan mewakili negara saya," kata Nadal. "Saya pikir saya telah mencapai lingkaran penuh sejak salah satu kegembiraan besar saya sebagai pemain tenis profesional adalah final Piala Davis di Sevilla pada 2004."
"Saya merasa sangat, sangat beruntung atas semua hal yang telah saya alami."
Penyandang rekor 12-7 sepanjang 2024 ini berterima kasih kepada para rival di ATP Tour dan keluarga, termasuk paman sekaligus mantan pelatihnya, Toni Nadal.
Nadal sangat populer di kalangan penggemar di seluruh dunia. Permainannya yang agresif dengan tangan kiri, mengantarkan dirinya bersaing di Big 3 bersama Roger Federer dan Novak Djokovic. Dia telah menjelma menjadi ikon tenis dunia.
"Akhirnya, kamu, para penggemar. Saya tidak bisa cukup berterima kasih atas apa yang telah kamu buat saya rasakan," kata Nadal pada pengujung video. "Kamu telah memberi saya energi yang saya butuhkan di setiap saat," terang dia.
"Sungguh, semua yang telah saya alami adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya pergi dengan ketenangan pikiran yang mutlak karena telah memberikan yang terbaik, telah melakukan upaya dalam segala hal. Saya hanya bisa mengakhiri dengan mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua dan sampai jumpa lagi," tuntas dia.
Editor : Rendy Fauzan