Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Putuskan Pensiun dari Timnas Voli, Yolla Yuliana Minta Ini ke PBVSI

Redaksi • Kamis, 19 Juni 2025 | 21:02 WIB
Yolla Yuliana (kanan) memberi kesempatan bagi pemain muda untuk memperkuat timnas voli Indonesia.
Yolla Yuliana (kanan) memberi kesempatan bagi pemain muda untuk memperkuat timnas voli Indonesia.

KALTIMPOST.ID - Regenerasi menjadi misi Yolla Yuliana ketika memutuskan pensiun dari timnas voli Indonesia. Hal ini berdasar pantauannya saat berlaga di AVC Nations Cup 2025. Di mana, Filipina sudah banyak menurunkan pemain muda. "Saya harap pemain muda kita juga tidak kalah,” ungkap Yolla.

Surat pengunduran diri Yolla diserahkan kepada Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) pada Selasa (17/6/2025). Yolla sendiri memulai debutnya di timnas pada 2008. Yakni, saat tampil di ajang Youth Girls Asia di Manila, Filipina. Timnas saat itu ditangani Lee Qiujiang.

Meski pensiun dari timnas, Yolla memastikan tetap berkarier di dunia voli profesional. “Saya masih akan bermain di Proliga dan Livoli. Saya hanya pensiun dari timnas saja,” ucapnya.
Eks pelatih timnas putri Risco Herlambang menyayangkan pensiunnya Yolla. Menurutnya, menginjak 31 tahun adalah usia produktif bagi pemain voli. "Karena di luar juga kan kebanyakan pemain yang sudah 30-an," bebernya kepada Jawa Pos.

Risco tahu persis bagaimana kualitas Yolla. Sebab, saat di timnas, keduanya sama-sama berjibaku untuk membawa medali perak SEA Games edisi Kuala Lumpur 2017. Apalagi, Yolla merupakan pemain yang bisa di berbagai posisi seperti opposite.

Selain itu, peran Yolla di lapangan seperti Wilda Siti Nurfadhilah. Yaitu, leadership untuk membimbing pemain yang lain di dalam lapangan. Namun, untuk pengganti di posisi middle blocker (MB), Risco tidak terlalu khawatir. Menurutnya, stok pemain di posisi ini cukup melimpah. Hal itu tak lain karena di kompetisi seperti Proliga, biasanya posisi middle blocker diisi pemain lokal. Sedangkan, pemain asing lebih banyak di posisi outside hitter hingga opposite sebagai pencetak poin.

Karenanya, Risco menilai di beberapa tahun terakhir bakal muncul nama-nama baru. Seperti Maradanti Namira hingga Chlesa Berliana. Kedua pemain sama-sama menjadi bagian skuad Indonesia untuk tampil di Kejuaraan Dunia U-21 2025 pada 7-17 Agustus di Surabaya.
Di level senior, event terdekat adalah SEA V. League yang bakal berlangsung pada 25-27 Juli di Hanoi dan 1-3 Agustus di Bangkok.

Untuk posisi MB, Risco menilai kemungkinan tak banyak perubahan dengan nama yang ada di AVC Nations Cup. Yakni Rika Dwi Latri, Myrasuci Indriani, Shella Bernadetha Onan hingga Dinda Syifa Ammelia. (*)

Bandrul Munir menilai, perlu dilakukan pemetaan wilayah miskin secara detail dengan melihat potensi yang dimiliki setiap wilayah.
Bandrul Munir menilai, perlu dilakukan pemetaan wilayah miskin secara detail dengan melihat potensi yang dimiliki setiap wilayah.
Editor : Ery Supriyadi
#pensiun #yolla yuliana #timnas voli Indonesia