KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Puncak dari Kaltim eFootball League 2025 telah dimulai. Bertempat di Hotel Diamond Samarinda, 15 finalis akan berjuang untuk masuk dalam jajaran 10 besar.
Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, 12-13 Juli 2025. 15 pemain ini dipilih berdasarkan hasil dari kompetisi yang dilakukan Pengprov ESI Kaltim secara online sejak Februari 2025.
Baca Juga: Para Atlet Kaltim Ambil Bagian dalam Seleknas Selama Dua Hari
"Semua yang hadir di kompetisi offline ini adalah mereka yang mengumpulkan poin terbanyak saat kompetisi digelar secara online," ungkap Ketua Harian Pengprov ESI Kaltim Darwin Tandrin.
Darwin menuturkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program ESI Kaltim untuk menjaring atlet eFootball Kaltim terbaik. Dengan hasil kompetisi ini, ESI Kaltim nantinya memiliki bank data pemain berdasarkan peringkat yang diperoleh.
"Salah satunya kami ingin mempersiapkan atlet untuk PON 2028 Nusa Tenggara," ucap dia.
Darwin mengapresiasi peserta yang berhasil lolos hingga kompetisi offline ini. Dia mengatakan setidaknya ada lima daerah yang terlibat di kompetisi ini. "Peserta ada 15 atlet dari Berau, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Samarinda dan Paser," beber Darwin.
Kompetisi ini juga menawarkan hadiah yang cukup besar, totalnya kurang lebih Rp15 juta. "Hadiah ini untuk motivasi mereka yang telah berjuang sampai di titik ini. Ini bentuk apresiasi kami di ESI Kaltim," tukas Darwin. (*)
Editor : Ery Supriyadi