Laga perebutan sabuk juara dunia kelas welter WBC yang berlangsung selama 12 ronde ini menghasilkan keputusan majority draw.
Skor Manny Pacquiao vs Mario Barrios yang diberikan oleh dua juri adalah imbang 114-114, sedangkan satu juri lagi memberikan keunggulan tipis 115-113 untuk Barrios.
Dengan demikian, sabuk WBC kelas welter tetap berada di tangan sang juara bertahan. Meski telah berusia 46 tahun, Pacquiao membuktikan diri masih mampu tampil kompetitif di tinju level elit.
Ia bertarung melawan Barrios yang lebih muda 16 tahun dengan semangat juang tinggi, dan beberapa kali mampu menghidupkan arena dengan gaya bertinju cepat dan agresif khasnya.
“Saya pikir saya menang. Pertarungan ini sangat ketat. Tapi lawan saya sangat tangguh,” ujar Pacquiao dilansir dari USA Today, Minggu (20/7/2025). “Pertarungan ini luar biasa,” ucapnya.
Barrios juga tak ragu memuji Pacquiao yang mampu tampil prima di usia senja. “Staminanya gila. Dia masih kuat, dan sulit ditebak. Saya tidak menyangka dia masih bisa bertarung sekuat itu,” ujar Barrios usai laga.
Pada awal laga, Barrios tampil lebih dominan dengan memanfaatkan jangkauan dan ukuran tubuhnya.
Ia mengontrol pertarungan dengan jab-jab tajam dan menjaga jarak dari tekanan Pacquiao. Meskipun demikian, Pacquiao tetap berusaha menekan dan beberapa kali berhasil masuk dengan kombinasi cepat.
Setelah ronde keenam, arah pertandingan mulai berubah. Pacquiao tampil lebih percaya diri dan berhasil mendaratkan sejumlah kombinasi yang menyulitkan Barrios.
Ronde ketujuh dan kedelapan menjadi titik balik di mana Pacquiao tampak lebih unggul dan membuat Barrios terlihat lebih defensif.
Memasuki ronde ke-10, kedua petinju masih saling menyerang dengan intensitas tinggi. Pacquiao, meskipun lebih tua, mampu meladeni setiap serangan dari Barrios dan bahkan sempat menekan juara bertahan dengan pukulan-pukulan beruntun.
Ronde terakhir berlangsung sengit. Baik Pacquiao maupun Barrios tampil habis-habisan, berusaha mencuri poin di menit-menit akhir.
Namun saat bel berbunyi, keduanya masih berdiri kokoh, membuat keputusan juri menjadi penentu.
Dengan hasil imbang ini, gelar juara tetap berada di tangan Mario Barrios. Namun performa luar biasa Pacquiao membuat banyak pihak ingin melihat pertarungan ulang.
Walau PacMan gagal rebut sabuk WBC, namun ia membuktikan bahwa dirinya belum habis. (*)
Editor : Almasrifah