KALTIMPOST.ID-Audisi Umum PB Djarum 2025 juga dihadiri oleh sederet legenda bulutangkis Indonesia, yang turut serta memantau bakat para peserta.
Di antaranya adalah Hendrawan, Aryono Miranat, Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, Lius Pongoh, Mohammad Ahsan, Shesar Hiren Rustavito, Vita Marissa, Richard Mainaky, Maria Kristin, dan Gloria Emanuelle Widjaja.
Dalam rangkaian kegiatan ini, Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama PB Djarum turut memberikan penghargaan kepada Mohammad Ahsan dan Shesar Hiren Rustavito yang resmi masuk dalam Hall of Fame PB Djarum.
Penganugerahan itu merupakan bentuk apresiasi atas berbagai pencapaian gemilang yang berhasil mereka torehkan sepanjang karier sebagai atlet bulu tangkis Indonesia.
Mohammad Ahsan sendiri, resmi bergabung dengan PB Djarum pada tahun 2007. Dari situ, ia memboyong sederet prestasi membanggakan.
Seperti Juara Thomas Cup 2020 dan 2021 (beregu putra), Juara BWF World Championships 2013, 2015 dan 2019 (ganda putra), Juara BWF World Tour Super 1000 All England 2019 (ganda putra), serta ranking 1 dunia ganda putra bersama Hendra Setiawan pada akhir tahun 2013.
Penghargaan ini, kata Ahsan, adalah suatu kehormatan yang luar biasa baginya. Kesempatan itu, menurutnya tidak akan pernah bisa ia rasakan tanpa tempaan, disiplin, dan kesempatan yang diberikan oleh PB Djarum.
“Klub ini bukan hanya tempat berlatih, tetapi rumah yang membentuk saya menjadi atlet dan pribadi seperti sekarang. Saya sangat berterima kasih atas semua dukungan yang tak pernah putus,” kata atlet yang secara resmi gantung raket pada Januari 2025 tersebut.
Sementara Shesar Hiren Rustavito yang bergabung klub PB Djarum di tahun yang sama dengan Ahsan, juga pernah menjadi skuad Thomas Cup dan meraih Juara Thomas Cup 2020 dan 2021 (beregu putra), Runner-up Thomas Cup 2022 (beregu putra).
Bagi Vito, sapaan akrabnya, momen ini adalah capaian berharga dan salah satu impian yang ingin dicapai sebagai atlet bulu tangkis. Terlebih, masuk ke dalam Hall of Fame PB Djarum adalah mimpinya yang menjadi kenyataan.
“Saya sangat bangga dan terharu bisa menerima penghargaan ini bersama para legenda lainnya. Ini adalah buah dari pengorbanan, keringat, dan dukungan dari banyak orang,” kata dia.
Dia juga berpesan kepada para peserta Audisi Umum, agar manfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya. Menunjukkan semua kemampuan tanpa ada rasa ragu.
“Kalah atau menang dalam audisi ini adalah bagian dari perjalanan. Yang terpenting adalah semangat juang yang kalian tunjukkan di lapangan,” ungkapnya.
Kehadiran keduanya pada Audisi Umum PB Djarum 2025 mendapat sambutan meriah dari para peserta yang mengidolakan sosoknya.
Terlebih ketika sesi meet and greet yang dilaksanakan setelah prosesi hall of fame berlangsung, para pebulu tangkis belia antusias untuk meminta tanda tangan dan mengabadikan momen bersama mereka.
Sebagai informasi, untuk menjadi Hall of Fame PB Djarum, terdapat tujuh prestasi yang di antaranya harus diraih oleh atlet, yaitu peringkat 1 dunia, juara dunia, juara Olimpiade, juara All England, juara Thomas Cup, juara Uber Cup, dan juara Sudirman Cup.
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Romdani.