KALTIMPOST.ID, Al Ain Masters 2025 Super 100 menjadi panggung bagi pebulu tangkis muda Indonesia untuk unjuk kemampuan di level internasional.
Di sektor ganda putra, Indonesia menurunkan tiga pasangan andalan pada ajang yang berlangsung di Al Ain Sports and Cultural Club, Uni Emirat Arab, 30 September–5 Oktober.
Baca Juga: LIGA CHAMPIONS: FC Barcelona vs PSG, Motivasi Berlebih Lewandowski
Namun, sejak babak awal dua pasangan harus saling bentrok. Muh Putra Erwiansyah/Daniel Edgar Marvino dipastikan berhadapan dengan Anselmus Briagit Prasetya/Pulung Ramadhan.
Sementara itu, pasangan lainnya, Raymond Indra/Nikolau Joaquin, harus menghadapi wakil India, Viplav Kuplave/Viraj Kupvale.
Pelatih ganda putra pratama, Chafidz Yusuf, berharap hasil kali ini bisa melampaui pencapaian sebelumnya. Sejauh ini, ganda putra Indonesia baru dua kali mencapai semifinal turnamen Super 100.
Capaian tersebut diraih Raymond/Joaquin di Indonesia Masters I, sebelum kalah tipis dari wakil Korea Selatan Jin Yong/Na Seung Seung. Lalu, di Kaohsiung Masters, mereka juga kandas di semifinal dari pasangan Jepang Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi.
Baca Juga: Valentino Rossi Kembali ke Indonesia, Ketemu Menpora Erick Thohir, Ada Apa?
“Sayangnya, di Al Ain ini babak pertama sudah harus bertemu rekan sendiri,” ujar Chafidz.
Menurutnya, yang paling perlu dibenahi adalah ketenangan pemain saat menghadapi poin-poin kritis. “Semoga semua bisa mengambil pelajaran agar lebih tenang, sehingga hasil dan pengalaman mereka semakin matang,” tambahnya.
Mengenai target, Chafidz menyebut ganda putra minimal harus bisa mencapai babak final di Al Ain Masters 2025. (*)
Editor : Ery Supriyadi