KALTIMPOST.ID - Menjelang akhir musim MotoGP 2025, Marco Bezzecchi kembali mencuri perhatian. Pebalap Aprilia Racing itu tampil luar biasa di sesi latihan Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island, Jumat (17/10).
Bezzecchi mencatat waktu 1 menit 26,492 detik—tercepat di antara seluruh pembalap dan mencetak rekor baru di lintasan tersebut. Ia unggul 0,291 detik dari rekan sesama Aprilia, Raul Fernandez, serta 0,420 detik dari Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) yang menempati posisi ketiga.
Baca Juga: Babak Kualifikasi Porprov Kaltim Cabor Angkat Besi dan Angkat Berat Pecah Rekor Peserta
Namun, di balik catatan apik itu, Bezzecchi ternyata masih menahan sakit pada punggungnya. Cedera tersebut merupakan sisa insiden tabrakan dengan Marc Marquez di MotoGP Mandalika dua pekan lalu. “Punggung saya sakit hari ini. Tapi adrenalin membantu, dan saya bisa bertahan di atas motor,” ujarnya kepada GPOne.
Kondisi itu tidak menghalangi fokusnya. Bezzecchi justru tampil semakin matang dan profesional, meski harus menerima penalti double long lap dalam balapan Minggu (19/10/2025).
Hukuman itu dijatuhkan akibat insiden dengan Marquez. “Mengeluh tidak ada gunanya karena (hukuman) itu adil. Hari ini kami bekerja dengan baik, dan hasilnya membuat kami lebih positif,” katanya.
Baca Juga: Paul Pogba Cedera Lagi, Debut di AS Monaco Masih Misteri!
Di sisi lain, kejutan datang dari Fermin Aldeguer. Pemenang Grand Prix Indonesia itu gagal menembus Q2 setelah hanya mencatat waktu tercepat ke-11. Ia terpaut tipis 0,005 detik dari Pedro Acosta (KTM) yang menempati batas terakhir posisi Q2.
Balapan akhir pekan ini pun diprediksi berlangsung sengit. Rekor baru Bezzecchi dan tekanan penalti membuat sorotan publik tertuju pada bagaimana ia akan menaklukkan Phillip Island dalam kondisi yang belum sepenuhnya pulih. (*)
Editor : Ery Supriyadi