Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Air Mata Kemenangan Raul Fernandez, Antar Aprilia Cetak Sejarah ke-300 di MotoGP

Ery Supriyadi • Minggu, 19 Oktober 2025 | 19:02 WIB

Raul Fernandez mengajak kru Trackhouse Aprilia foto bareng setelah menjadi kampiun GP Australia.
Raul Fernandez mengajak kru Trackhouse Aprilia foto bareng setelah menjadi kampiun GP Australia.

KALTIMPOST.ID -  Tidak ada yang benar-benar siap saat mimpi besar akhirnya jadi kenyataan. Begitu pula Raul Fernandez, yang tak pernah membayangkan kemenangan pertamanya di MotoGP bakal tiba dengan cara seindah ini.

Sejak menjalani debut pada 2022, nama Fernandez nyaris tak pernah menghiasi podium. Hasil terbaiknya hanyalah finis di posisi kelima—masing-masing di Valencia (2023) dan Republik Ceko (2025). Namun, semua berubah di Phillip Island, Minggu (19/10/2025).

Baca Juga: Arsenal Kukuh di Puncak, Arteta Temukan Formula Pertahanan Sempurna

Pebalap asal Spanyol itu start dari posisi keempat dan langsung tampil agresif. Ia menyalip cepat, masuk tiga besar, dan memanfaatkan penalti double long lap yang dijalani Marco Bezzecchi (Aprilia) pada lap kelima untuk mengambil alih posisi terdepan. Sejak saat itu, Fernandez tak lagi terkejar hingga 27 lap berlalu.

“Saya masih tidak percaya. Saya telah memenuhi salah satu mimpi terbesar dalam hidup saya,” ujar Fernandez dikutip dari GPOne. “Pagi ini saya cuma berharap bisa podium, tapi ternyata bisa menang. Luar biasa,” lanjutnya dengan mata berkaca-kaca.

Lap-lap terakhir menjadi ujian paling emosional sekaligus menguras tenaga. Pebalap 24 tahun itu mengaku sempat kesulitan mengendalikan motornya. “Empat lap terakhir saya berusaha keras untuk tidak melakukan kesalahan. Tapi saat melepas tear-off, tangan saya sulit menggenggam stang. Justru itu membuat saya lebih fokus dan berkata pada diri sendiri, ‘Tenang, kamu bisa menang,’” kenangnya.

Tangis Fernandez pun pecah di lap terakhir. Saat menyentuh garis finis dan memastikan diri unggul atas Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) serta Marco Bezzecchi, ia terus menunduk di atas motor sambil menangis. “Saya tidak pernah menyangka hari ini akan jadi hari saya menang,” katanya lirih.

Di balik air mata itu, kemenangan Fernandez membawa arti lebih besar bagi timnya. Aprilia resmi mencatat kemenangan ke-300 sejak kemenangan perdana mereka lewat Loris Reggiani di kelas 250cc pada 1987.

“Saya bahagia bukan hanya untuk diri saya, tapi juga untuk Trackhouse dan Aprilia. Ini kemenangan ke-300 mereka, dan saya bangga bisa menjadi bagian dari sejarah itu,” tutur Fernandez.

Baca Juga: Capolista Serie A Berubah Lagi, Inter Milan Kembali ke Puncak

Menurut The Race, Valentino Rossi menjadi pebalap tersukses bagi Aprilia dengan 26 kemenangan, disusul Max Biaggi (23) dan Jorge Lorenzo (17). Musim ini, Aprilia sudah mengoleksi dua kemenangan—masing-masing dari Bezzecchi di Silverstone dan Fernandez di Phillip Island.

Kemenangan yang tak hanya menghapus dahaga pribadi Fernandez, tetapi juga menegaskan bahwa kerja keras, bahkan setelah bertahun-tahun tanpa podium, bisa berubah jadi kisah paling emosional di lintasan MotoGP. (*)

Hasil MotoGP Australia 2025 (5 Besar)

  1. Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia) 39 menit 49,571 detik
  2. Fabio Di Giannantonio (VR46 Ducati) +1,.418
  3. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) +2.410
  4. Alex Marquez (Gresini Ducati) +3,715
  5. Pedro Acosta (KTM Factory) +7,930


Klasemen Sementara Pebalap (5 Besar)

  1. Marc Marquez (Ducati) 545 poin
  2. Alex Marquez (Gresini Ducati) 379
  3. Marco Bezzecchi (Aprilia) 282
  4. Francesco Bagnaia (Ducati) 274
  5. Pedro Acosta (KTM Factory) 233

 

 

Editor : Ery Supriyadi
#motogp #phillip island #aprilia #raul fernandez