Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Mutiara Ayuningtyas Gagal Pertahankan Emas, Takluk dari Veteran Vietnam di SEA Games 2025

Ery Supriyadi • Kamis, 18 Desember 2025 | 19:31 WIB

Mutiara Ayuningtyas harus puas dengan medali perak setelah di final gaya bebas putri kelas 53 kg takluk atas  pegulat  Vietnam, Nguyen Thi Xuan.
Mutiara Ayuningtyas harus puas dengan medali perak setelah di final gaya bebas putri kelas 53 kg takluk atas pegulat Vietnam, Nguyen Thi Xuan.

KALTIMPOST.ID, BANGKOK - Pegulat putri andalan Kalimantan Timur, Mutiara Ayuningtyas, kembali mencatatkan prestasi di level Asia Tenggara. Ia meraih medali perak SEA Games Thailand 2025 usai bertarung sengit di final gulat gaya bebas putri kelas 53 kilogram.

Pada partai puncak tersebut, Mutiara harus mengakui keunggulan pegulat senior Vietnam, Nguyen Thi Xuan. Laga berlangsung ketat sejak awal dan menjadi salah satu pertandingan paling menyedot perhatian di cabang gulat.

Final ini mempertemukan dua juara. Mutiara datang dengan status juara bertahan SEA Games Kamboja 2023, sementara Nguyen Thi Xuan dikenal sebagai atlet veteran dengan jam terbang tinggi di berbagai ajang internasional.

Baca Juga: Ringkasan Hasil Pertandingan Voli Putra Indonesia vs Vietnam SEA Games 2025

Sepanjang pertandingan, Mutiara tampil agresif. Ia beberapa kali mencoba melakukan bantingan untuk membalikkan keadaan. Namun, kematangan strategi serta pertahanan solid Nguyen Thi Xuan membuat wakil Vietnam mampu mengamankan kemenangan hingga akhir laga.

Pelatih gulat putri Indonesia, Suryadi Gunawan, tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Meski target awal mempertahankan emas belum tercapai, ia menilai konsistensi Mutiara patut diapresiasi.

“Mutiara sudah tampil maksimal. Secara teknik dia mampu mengimbangi, tetapi lawan lebih berpengalaman dalam memanfaatkan momen-momen krusial,” ujar Suryadi.

Baca Juga: HUT ke-68 Pertamina, Patra Niaga Kalimantan Santuni Anak Yatim dan Disabilitas di Samarinda

Ia menambahkan, keberhasilan Mutiara naik podium dalam dua edisi SEA Games berturut-turut menjadi bukti kualitas dan mental juara pegulat asal Kalimantan Timur tersebut.

Hasil ini juga menjadi bahan evaluasi tim pelatih. Vietnam dinilai masih menjadi kekuatan utama gulat putri di Asia Tenggara.

Meski demikian, optimisme tim Indonesia tetap terjaga. “Perjuangan belum selesai. Masih ada atlet lain yang akan bertanding, dan kami yakin peluang medali berikutnya masih terbuka,” kata Suryadi. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#gulat indonesia #mutiara ayuningtyas #SEA Games 2025 Thailand #Gulat Kaltim