KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Dunia tenis profesional resmi kehilangan salah satu server terbaiknya setelah bintang Kanada, Milos Raonic, memutuskan untuk pensiun.
Penampilan terakhirnya di Olimpiade Paris 2024 menjadi penutup manis dari perjalanan panjang kariernya yang diumumkan secara resmi melalui media sosial pada Senin (12/1).
Keputusan tersebut memicu pesan menyentuh dari sang istri, Camille Raonic. Melalui unggahan di hari Jumat, Camille memberikan penghormatan mendalam atas dedikasi suaminya.
Ia menekankan bahwa Milos bukan sekadar petenis dengan servis mematikan, melainkan atlet dengan etos kerja luar biasa dan keteguhan hati yang tenang.
Baca Juga: Awal 2026 Jadi Titik Balik Sindhu, Ada Sosok Penting di Baliknya
"Kariermu sangat berarti bagi banyak orang," tulis Camille. Ia juga menambahkan bahwa Milos telah mendefinisikan ulang standar tenis di Kanada dengan memecahkan berbagai rekor dan melampaui ekspektasi publik dunia.
Milos Raonic, yang menikahi Camille pada April 2022, tidak lupa memberikan apresiasi kepada istrinya tersebut atas dukungan tanpa henti, terutama di tahun-tahun terakhir kariernya yang penuh tantangan.
Sepanjang perjalanannya di sirkuit ATP, Raonic telah menorehkan prestasi yang mengagumkan, di antaranya Pencapaian tertinggi pernah menduduki peringkat ke-3 dunia (PIF ATP Rankings). Koleksi gelar dengan meeraih total delapan trofi turnamen level tur.
Baca Juga: Ekosistem Olahraga Jadi Ladang Usaha Baru, Ini Peluang Usaha yang Bisa Dicoba
Di samping itu, momen legendaris 2016, yaitu, tahun tersebut menjadi puncak kariernya saat ia menembus final Wimbledon setelah menumbangkan Roger Federer di semifinal.
Di tahun yang sama, ia juga mencapai babak empat besar di Australian Open dan Nitto ATP Finals.
Dengan servis keras yang menjadi identitasnya, Raonic kini resmi menyudahi perjalanannya setelah terakhir kali berkompetisi di panggung Olimpiade Paris 2024.(*)
Editor : Dwi Puspitarini