KALTIMPOST.ID – Petenis nomor satu dunia, Carlos Alcaraz, belum menemukan performa terbaiknya setelah menjuarai Qatar Open pada 22 Februari lalu.
Teranyar, Alcaraz harus angkat koper lebih cepat di Miami Open 2026. Ia tersingkir di babak ketiga (32 besar) setelah kalah dari petenis tuan rumah, Sebastian Korda.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Alcaraz kalah tiga set dengan skor 3-6, 7-5, dan 4-6.
Hasil ini memperpanjang tren inkonsistensi Alcaraz di lapangan keras. Dari empat turnamen awal musim, semuanya dimainkan di permukaan tersebut.
Baca Juga: Hasil MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Menang Sprint, Klasemen Sementara Kian Sengit
Ia sempat tampil gemilang dengan menjuarai Australian Open dan Qatar Open. Namun, performanya mulai menurun saat tampil di Indian Wells dan berlanjut di Miami Open.
Menanggapi hasil tersebut, Alcaraz menegaskan bahwa dirinya ingin segera mengalihkan fokus ke musim lapangan tanah liat, yang menjadi spesialisasinya.
“Musim tanah liat sudah di depan mata. Saat ini saya ingin pulang, beristirahat beberapa hari untuk menyegarkan pikiran, mengisi ulang energi, dan bersiap menghadapi musim berikutnya,” ujarnya, dikutip dari AFP.
Ia juga menepis anggapan bahwa penurunan performanya disebabkan masalah kebugaran.
Baca Juga: Final Carabao Cup Arsenal vs Man City: The Gunners Ingin Akhiri 6 Tahun Puasa Trofi
“Saya sudah berusaha bermain sebaik mungkin,” ucapnya singkat.
Kini, Alcaraz berharap bisa kembali menemukan ritme permainan saat memasuki rangkaian turnamen lapangan tanah liat dalam waktu dekat. (*)
Editor : Ery Supriyadi