Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Alwi Farhan Panas Jelang Kejuaraan Asia 2026, Pelatih Ungkap Satu PR Besar

Ery Supriyadi • Jumat, 27 Maret 2026 | 08:00 WIB

Alwi Farhan saat berlaga pada final Indonesia Masters 2026 di Jakarta, 25 Januari 2026.
Alwi Farhan saat berlaga pada final Indonesia Masters 2026 di Jakarta, 25 Januari 2026.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Sektor tunggal putra menjadi salah satu tumpuan Indonesia pada Kejuaraan Asia 2026 di Ningbo, Tiongkok, yang berlangsung pada 7–12 April mendatang.

Dari total 17 wakil yang dikirim, tiga pemain akan tampil di nomor ini, yakni Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Mohammad Zaki Ubaidillah.

Jonatan dan Alwi akan langsung tampil di babak utama. Sementara itu, Zaki harus memulai perjuangan dari fase kualifikasi untuk merebut tiket ke babak 32 besar.

Pelatih kepala tunggal putra utama, Indra Wijaya, menilai peluang sektor ini cukup terbuka. Ia secara khusus menyoroti perkembangan positif yang ditunjukkan Alwi dalam beberapa turnamen terakhir.

Baca Juga: Ferrari Kejar Mercedes di Suzuka, Mampukah Akhiri 22 Tahun Puasa?

Menurut Indra, performa Alwi menunjukkan tren meningkat selama tur Eropa. Pebulu tangkis muda tersebut berhasil menembus perempat final All England Open serta finis sebagai runner-up di Swiss Open 2026.

“Secara performa, Alwi tampil sangat baik di rangkaian turnamen Eropa,” ujar Indra.

Salah satu capaian penting adalah kemenangan Alwi atas unggulan pertama asal Tiongkok, Li Shifeng, pada semifinal Swiss Open. Hasil itu dinilai menjadi bukti bahwa Alwi mampu bersaing di level elite.

Meski demikian, performa Alwi disebut belum sepenuhnya stabil. Pada partai final Swiss Open, penampilannya menurun dibandingkan saat semifinal. Faktor kelelahan menjadi salah satu penyebab.

“Dengan jadwal yang padat, recovery menjadi sangat penting. Ini yang harus diperhatikan ke depan,” jelas Indra.

Baca Juga: Mengejutkan! Deltras FC Resmi Lepas Widodo Cahyono Putro di Tengah Musim, Ada Apa?

Selain faktor fisik, ia juga menyoroti aspek lain yang perlu ditingkatkan, seperti pengendalian emosi saat bertanding dan kemampuan membaca permainan lawan dengan berbagai karakter.

“Masih ada yang harus ditingkatkan, terutama dari sisi fisik, pengontrolan emosi di lapangan, dan penguasaan permainan saat menghadapi berbagai tipe lawan,” tegasnya.

Sementara itu, Jonatan Christie tetap diharapkan menjadi tulang punggung utama tim. Pengalamannya di level elite membuatnya menjadi andalan Indonesia untuk meraih hasil maksimal di Kejuaraan Asia 2026. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#pbsi #indra wijaya #jonatan christie #Kejuaraan Asia 2026 #alwi farhan #tunggal putra indonesia