KALTIMPOST.ID, SOLO – Performa impresif ditunjukkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia pada babak final four Proliga 2026. Tim yang juga dikenal sebagai Phonska itu menyapu bersih dua laga awal dengan kemenangan meyakinkan.
Mereka menundukkan Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Electric PLN Mobile masing-masing dengan skor telak 3-0.
Hasil tersebut menjadi modal penting jelang laga ketiga menghadapi Jakarta Pertamina Enduro di GOR Sritex Arena, Solo, Kamis (9/4/2026) pukul 16.00 WIB.
Meski berstatus juara bertahan, Pertamina bukan lawan asing bagi Petrokimia. Pada babak reguler, Petrokimia dua kali menang dengan skor 3-0 dan 3-1.
Baca Juga: Baru 12 Kampung Tuntas, Bupati Kutai Barat Desak Percepatan Tapal Batas
Namun, pelatih Petrokimia, Alessandro Lodi, menegaskan timnya tidak boleh larut dalam euforia kemenangan.
Ia menilai perjalanan menuju gelar juara masih panjang. Petrokimia baru menjalani dua pertandingan dan masih menyisakan empat laga di final four.
“Keinginan menjadi juara pasti ada. Tapi perjalanan masih panjang, dan jika lolos ke final, semuanya dimulai dari nol,” ujarnya.
Petrokimia masih harus menghadapi empat laga, termasuk dua kali melawan Pertamina. Jika berhasil lolos ke partai puncak, mereka akan kembali bertanding dalam format best of three.
Di sisi lain, Lodi mengingatkan anak asuhnya untuk tetap fokus sepanjang pertandingan. Ia menilai timnya sempat menurunkan intensitas saat unggul, seperti yang terlihat pada laga melawan Electric.
“Set ketiga kami mulai lengah. Itu tidak boleh terjadi. Selama pertandingan belum selesai, lawan bisa bangkit kapan saja,” tegasnya.
Baca Juga: PSG Menang 2-0 atas Liverpool, Tapi Peluang The Reds Lolos Masih Terbuka
Petrokimia juga memiliki catatan kekalahan saat tidak diperkuat pemain asingnya, Oleksandra Bytsenko. Hal ini menjadi perhatian agar performa tim tetap stabil.
Sementara itu, Pertamina berupaya bangkit dengan mengandalkan pemain anyar, Irina Voronkova. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan performa tim, terutama dalam variasi serangan.
Pelatih Pertamina, Bulent Karslioglu, menyebut timnya fokus memperbaiki kualitas penerimaan bola pertama, efektivitas serangan, serta koordinasi blok dan pertahanan.
“Kami ingin tampil lebih konsisten di seri Solo,” ujarnya.
Laga ini diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi Petrokimia dalam menjaga tren positif sekaligus membuka jalan menuju final Proliga 2026. (*)
Editor : Ery Supriyadi