KALTIMPOST.ID-PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggulirkan Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 sebagai bagian dari komitmen pembinaan pebalap berjenjang di Indonesia.
Ajang balap one make race (OMR) ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wadah strategis dalam menjaring talenta muda dari berbagai daerah.
AHDC selama ini dikenal sebagai pintu awal bagi pebalap regional untuk meniti karier menuju level yang lebih tinggi.
Program ini terintegrasi dengan pembinaan lanjutan melalui Astra Honda Racing School hingga Astra Honda Racing Team.
Dengan skema tersebut, pembinaan pebalap diharapkan berjalan berkesinambungan dari level pemula hingga profesional.
Pada 2026, AHDC menghadirkan 12 kelas balap yang mencakup berbagai kategori, mulai dari sport hingga matic. Beberapa di antaranya yakni kelas Honda Sonic 150R/Supra GTR 150 Tune Up Open, Rookie, hingga Beginner.
Selain itu, kelas skutik juga kembali menjadi sorotan, termasuk Honda Vario 160 yang mendapat respons positif sejak uji coba pada 2025.
Kehadiran Vario 160 dinilai mampu menghadirkan sensasi balap berbeda. Dengan spesifikasi mesin standar dan pembatasan modifikasi, termasuk pada sektor CVT, persaingan di kelas ini dipastikan lebih kompetitif dan mengandalkan kemampuan pebalap. Hal ini sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pebalap pemula untuk bersaing secara adil.
Rangkaian AHDC 2026 akan digelar di tiga daerah. Seri pembuka dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Bukit Peusar, Tasikmalaya, Jawa Barat pada 24 Mei 2026.
Selanjutnya, putaran kedua akan digelar di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah pada 16 Agustus 2026. Seri penutup direncanakan berlangsung di Palopo, Sulawesi Selatan pada 15 November 2026.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan, AHDC menjadi salah satu upaya perusahaan bersama jaringan main dealer Honda dalam menghadirkan kegiatan positif sekaligus memperkuat ekosistem balap nasional.
“Kami ingin memberikan ruang bagi pecinta balap di daerah untuk berkembang sekaligus memotivasi pebalap muda meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.
Tidak hanya fokus pada kompetisi, AHDC juga menghadirkan berbagai kegiatan pendukung. Salah satunya AHDC Tour yang menyasar pelajar SMA dan SMK melalui edukasi seputar dunia balap. Selain itu, komunitas sepeda motor Honda turut dilibatkan dalam kegiatan touring menuju lokasi balap.
Berbagai booth pameran edukatif juga disiapkan untuk menambah daya tarik event, sehingga tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sarana pembelajaran bagi masyarakat.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa AHDC tidak sekadar ajang balap, melainkan bagian dari upaya membangun budaya motorsport yang sehat dan berkelanjutan.
AHM juga memperluas jangkauan pembinaan melalui balap tingkat regional di sejumlah wilayah seperti Sumatra Utara, Riau, dan Sulawesi Utara. Langkah ini diharapkan mampu membuka akses lebih luas bagi pebalap daerah untuk tampil dan berkembang.
Dengan kombinasi kompetisi, edukasi, dan penguatan komunitas, AHDC 2026 diharapkan mampu menjadi katalis dalam mencetak pebalap masa depan sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem balap nasional. (rd)
Editor : Romdani.