Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

DBL Camp 2026 Jakarta Jadi “Laboratorium Basket” Sport Science Level Internasional

Ery Supriyadi • Rabu, 29 April 2026 | 11:00 WIB
Suasana DBL Camp 2026 di DBL Academy East Jakarta, saat ratusan student-athlete mengikuti sesi latihan dan pengukuran sport science. (DBL INDONESIA)
Suasana DBL Camp 2026 di DBL Academy East Jakarta, saat ratusan student-athlete mengikuti sesi latihan dan pengukuran sport science. (DBL INDONESIA)

 

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – DBL Indonesia kembali menggelar Kopi Good Day DBL Camp 2026 di Jakarta, Selasa (28/4/2026). Program ini menjadi pemusatan latihan bagi ratusan student-athlete terbaik dari seluruh Indonesia.

Para peserta sebelumnya terseleksi dari kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2025–2026 yang digelar di 31 kota dan 22 provinsi.

Tahun ini menjadi penyelenggaraan DBL Camp yang ke-17. Lebih dari 250 peserta akan bersaing untuk mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan dan pertandingan basket di luar negeri.

Untuk keempat kalinya, DBL Camp digelar di Jakarta. Namun, edisi 2026 ini menjadi istimewa karena berlangsung di DBL Academy East Jakarta, Genova Asya Commercial Area, Jakarta Timur, dengan fasilitas berstandar internasional.

Baca Juga: Tissa Biani Kena Goda El Rumi, Lempar Kode Nikah dengan Dul

Founder DBL Indonesia, Azrul Ananda, menyebut tahun ini DBL Camp bukan hanya ajang pelatihan, tetapi juga laboratorium sport science.

“Peserta akan berlatih di tiga lapangan berstandar FIBA level 1. Tahun ini juga menjadi riset sport science,” ujarnya.

Peserta DBL Camp 2026 siap berkompetisi. (DBL INDONESIA)
Peserta DBL Camp 2026 siap berkompetisi. (DBL INDONESIA)

 

Sejumlah perangkat pengukuran digunakan dalam program ini, di antaranya Nordbord, Force Frame, dan Force Decks dari Vald Performance.

Nordbord digunakan untuk mengukur kekuatan otot hamstring. Sementara Force Frame berfungsi mengukur kekuatan isometrik otot kaki dan keseimbangan kanan-kiri. Adapun Force Decks dipakai untuk mengukur tinggi lompatan, daya tumpu, dan waktu melayang.

Azrul menegaskan, seluruh data tersebut akan menjadi acuan dalam menganalisis kekuatan fisik pemain, risiko cedera, hingga efektivitas latihan.

“Ini seperti laboratorium olahraga,” katanya.

Tahun ini, DBL Camp juga mengganti metode Beep Test dengan Yo-Yo Test yang dinilai lebih relevan untuk basket karena memiliki pola interval seperti permainan di lapangan.

Baca Juga: Gaya Agresif Ala Marc Marquez, Veda Ega Pratama Jadi Bintang Baru Moto3 2026

Pelatih asal Australia, Keegan Crawford, yang juga asisten pelatih tim nasional Australia, menilai DBL Camp telah mengikuti standar internasional.

“Fasilitas dan metode di sini sudah mengikuti perkembangan global,” ujarnya.

Keegan merupakan bagian dari World Basketball Academy (WBA) Australia yang turut melatih peserta DBL Camp 2026.

Selama kegiatan berlangsung, Badan Tim Nasional (BTN) Indonesia juga melakukan pemantauan langsung. Manajer Timnas Basket Indonesia, Ronny Gunawan, hadir pada pembukaan DBL Camp di lokasi tersebut.

Tahun ini, DBL Camp diikuti 135 pemain putra, 135 pemain putri, dan 54 pelatih. Mereka berasal dari jalur First Team, Second Team, serta seleksi tambahan melalui Road to DBL Camp.

DBL Camp menjadi tahap penting dalam pembentukan skuad Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 yang akan diberangkatkan untuk belajar basket ke luar negeri.

Menariknya, DBL Indonesia menambah kuota wildcard dari empat menjadi enam slot. Hal ini membuka peluang lebih besar bagi peserta yang belum terpilih untuk tetap masuk tim All-Star.

Di sisi lain, AZA juga meluncurkan sepatu terbaru AZA DBL Play 2.0 dalam momentum DBL Camp 2026. Sepatu ini dirancang untuk mendukung akselerasi cepat dan footwork eksplosif pemain.

Salah seorang mencoba AZA DBL Play 2.0, sepatu baru dari AZA. (DBL INDONESIA)
Salah seorang peserta DBL Camp 2026 mencoba AZA DBL Play 2.0, sepatu baru dari AZA. (DBL INDONESIA)

Dengan material breathable serta midsole E-TPU yang empuk dan responsif, sepatu ini dirancang untuk kenyamanan dan stabilitas pemain di lapangan.

DBL Play 2.0 menjadi lanjutan dari pengembangan sepatu DBL sejak 2009 yang bertujuan menghadirkan produk berkualitas dengan harga terjangkau bagi pemain muda Indonesia.

Selain DBL Camp, rangkaian acara juga akan berlanjut ke Kopi Good Day DBL Festival 2026 pada 30 April–3 Mei 2026 di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Festival ini mengusung tema “Move and Groove” dengan kombinasi olahraga, musik, dance, hingga kompetisi basket dan hiburan.

Beragam agenda seperti AZA 1on1 Challenge, 2on2 Competition, Junior 3x3 Competition, hingga celebrity game akan memeriahkan acara tersebut.

DBL Festival juga menghadirkan DBL Dance Competition dan DBL Dance Clinic yang melibatkan pelajar SMP dengan pelatihan dari mentor profesional. (*)


Kopi Good Day First Team Kalimantan Timur

First Team Putra:
Maximilianus Adolf (SMAN 10 Samarinda)
M. Geraldi Nugroho (SMAN 1 Bontang)
Mahdy Saputra (SMAN 1 Bontang)
Risky Reza Putra (SMAN 1 Balikpapan)
Sean Jason Nathan (SMAN 1 Balikpapan)

Coach: M. Rizaldi (SMAN 10 Samarinda)

First Team Putri:
Annis Sulaiman (SMAN 1 Balikpapan)
Noura Alifia (SMAN 5 Balikpapan)
Siti Nur Rafina (SMAN 3 Samarinda)
Delafina Daryndra (SMAN 3 Samarinda)
Aqila Naura (SMAN 3 Samarinda)

Coach: Ady Prianto (SMAN 1 Balikpapan)

 
Editor : Ery Supriyadi
#basket Indonesia #DBL Indonesia All-Star #sport science #azrul ananda #DBL Camp 2026