KALTIMPOST.ID - Nama Veda Ega Pratama tengah menjadi perhatian publik Indonesia setelah tampil impresif pada musim debut Moto3 2026 bersama Honda Team Asia. Pembalap muda asal Gunungkidul tersebut berhasil mencatatkan performa yang bahkan lebih baik dibanding awal karier dua legenda dunia, Valentino Rossi dan Marc Marquez. Selain dikenal lewat prestasi di lintasan, profil dan agama Veda Ega juga banyak dicari publik. Veda diketahui beragama Islam dan lahir di Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta pada 23 November 2008.
Biodata dan Agama Veda Ega Pratama
Berikut adalah ringkasan profil singkat sang permata balap Indonesia:
Nama Lengkap: Veda Ega Pratama
Tempat Lahir: Wonosari, Gunungkidul, Yogyakarta
Tanggal Lahir: 23 November 2008
Agama: Islam
Orang Tua: Sudarmono (ayah), mantan pembalap nasional.
Pendidikan: SMA Taman Madya Ibu Pawiyatan Yogyakarta
Profesi: Pembalap Motor (Moto3/Red Bull Rookies Cup)
Prestasi Utama: Runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, Juara ganda di seri Mugello, Italia (Juni 2025), Pembalap Indonesia pertama yang meraih double win di RBRC
Instagram: @veda_54
Perjalanan Veda Ega dari Gunungkidul ke Ajang Moto3 Dunia
Karier balap Veda Ega tidak hadir secara instan. Ia merupakan putra dari mantan pembalap nasional, Sudarmono, yang sejak kecil mengenalkannya pada dunia otomotif dan lintasan balap. Bakatnya kemudian berkembang melalui pembinaan yang dilakukan PT Astra Honda Motor (AHM).
Lewat program pelatihan balap yang disiplin, Veda mendapatkan pembinaan teknik, fisik, hingga mental untuk bersaing di level internasional. Proses tersebut membuat kemampuan balapnya berkembang pesat hingga akhirnya dipercaya tampil di Moto3 musim 2026 bersama Honda Team Asia.
Sebelum tampil di kejuaraan dunia, Veda telah mencatat sejumlah prestasi penting di level Asia dan Eropa. Ia pernah menjadi juara Asia Talent Cup 2023 dan sukses menjadi runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Pada ajang tersebut, Veda juga mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih double winner dalam satu seri di Mugello, Italia.
Meski kini aktif menjalani balapan di berbagai negara, Veda tetap memprioritaskan pendidikan formalnya. Ia tercatat sebagai siswa SMA Taman Madya Ibu Pawiyatan Yogyakarta. Kesibukan sebagai atlet internasional tidak membuatnya meninggalkan kewajiban akademik.
Kombinasi antara pendidikan dan karier profesional tersebut membuat Veda mendapat banyak dukungan dari masyarakat Indonesia. Banyak penggemar menilai Veda menjadi contoh positif bagi generasi muda karena mampu menyeimbangkan prestasi olahraga dan pendidikan.
Baca Juga: Jadwal dan Link Moto3 Catalunya 2026: Peluang Veda Ega Pratama Masuk 3 Besar Klasemen
Statistik Veda Ega Lebih Baik dari Rossi dan Marquez
Performa Veda Ega pada lima seri awal Moto3 2026 menjadi sorotan besar karena statistiknya melampaui pencapaian awal Valentino Rossi dan Marc Marquez saat debut di kejuaraan dunia.
Veda memulai musim dengan finis posisi kelima di Thailand. Setelah itu, ia berhasil meraih podium ketiga di Brasil yang membuat namanya semakin dikenal publik internasional. Meski sempat gagal finis di Amerika Serikat, Veda mampu bangkit dengan hasil konsisten di seri berikutnya.
Berikut hasil lima seri awal Veda Ega di Moto3 2026:
1. Thailand: posisi 5
2. Brasil: posisi 3
3. Amerika Serikat: gagal finis
4. Spanyol: posisi 6
5. Prancis: posisi 4
Dari lima balapan tersebut, Veda berhasil mengumpulkan total 50 poin dan satu podium.***
Editor : Dwi Puspitarini