KALTIMPOST.ID - Pebalap KTM, Pedro Acosta, mengaku puas meski gagal memenangi sprint race MotoGP Catalunya 2026 setelah kalah tipis dari Alex Marquez di Circuit de Barcelona-Catalunya, Sabtu (16/5/2026). Acosta menyebut KTM saat ini masih belum berada di level yang sama dengan Ducati, meski dirinya mampu memberikan tekanan hingga lap terakhir.
Pebalap muda asal Spanyol itu finis di posisi kedua dengan selisih sangat tipis, yakni 0,041 detik dari Alex Marquez yang keluar sebagai pemenang sprint race. Hasil tersebut tetap dianggap positif oleh Acosta karena KTM mampu bersaing di barisan depan sepanjang balapan.
Acosta yang memulai balapan dari posisi pole sempat memimpin pada tiga lap awal. Namun, Alex Marquez berhasil mengambil alih posisi terdepan dan mempertahankannya hingga garis finis.
Acosta Sempat Kuasai Balapan Sebelum Disalip Alex Marquez
Sprint race MotoGP Catalunya berlangsung ketat sejak awal lomba. Pedro Acosta tampil agresif usai start dan berhasil mempertahankan posisi terdepan pada beberapa lap pertama.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Start Posisi 21 di Moto3 Catalunya 2026, Gagal Tembus Q2
Akan tetapi, Alex Marquez yang menunggang Ducati tampil lebih konsisten dan sukses menyalip Acosta setelah lap ketiga. Situasi sempat semakin sulit bagi Acosta karena ia juga harus menghadapi tekanan dari Raul Fernandez dalam perebutan posisi kedua.
Meski begitu, Acosta mampu kembali menemukan ritmenya dan mendekati Alex Marquez di lap-lap akhir. Pada putaran terakhir, pebalap berusia 21 tahun itu terus membayangi rivalnya dan beberapa kali mencoba mencari celah untuk menyalip.
Tekanan Acosta membuat duel perebutan kemenangan berlangsung dramatis hingga tikungan terakhir. Namun Alex Marquez tetap mampu mempertahankan posisi terdepan dan memastikan kemenangan dengan margin yang sangat tipis.
Hasil tersebut sekaligus menunjukkan peningkatan performa KTM yang mulai mampu bersaing dengan motor Ducati pada lintasan Catalunya.
Pedro Acosta Sebut KTM Masih Tertinggal dari Ducati
Walau mampu finis di posisi kedua, Pedro Acosta tetap realistis melihat kekuatan KTM dibanding Ducati pada musim ini. Menurutnya, hasil sprint race menjadi bukti bahwa timnya masih perlu bekerja keras untuk menyamai kecepatan rival utama mereka.
“Kami harus merasa senang,” ujar Pedro Acosta dikutip dari detiksport.
“Kami tahu bahwa, saat ini, kami belum selevel Ducati,” lanjutnya.
Acosta menilai duel sengit melawan Alex Marquez menjadi pengalaman penting untuk menghadapi balapan utama MotoGP Catalunya. Ia juga merasa KTM mendapatkan banyak data berharga dari sprint race tersebut.
“Kami di akhir balapan, akhirnya berduel dengan mereka. Kami harus merasa senang, lebih banyak informasi untuk balapan besok. Cukup penting bisa menyelesaikan sprint race ini,” kata Pedro Acosta.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Acosta tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga perkembangan performa KTM secara keseluruhan. Meski belum berhasil meraih kemenangan, mampu bersaing ketat melawan Ducati menjadi sinyal positif bagi tim pabrikan asal Austria itu.
Sprint race Catalunya juga memperlihatkan bahwa Pedro Acosta masih menjadi salah satu pebalap muda paling menjanjikan di MotoGP 2026. Dengan kecepatan dan keberaniannya menekan Alex Marquez hingga lap terakhir, Acosta diprediksi kembali menjadi ancaman serius pada balapan utama MotoGP Catalunya.***
Editor : Dwi Puspitarini