KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Duka menyelimuti keluarga besar Pusamania. Salah satu suporter senior yang selama ini menjadi ikon bagi Pusamania, Samin Bin Buang, tutup usia.
Pria yang akrab disapa dengan panggilan "Pakle Pusam" tersebut meninggal dunia Rabu (3/6) malam.
Baca Juga: Wali Kota Balikpapan Pastikan Isu Begal Hoax, Minta Ketua RT Wajibkan Pendatang Lapor 2x24 Jam
Pakle Pusam merupakan sosok yang ikonik bagi Pusamania. Meski usianya sepuh, namun almarhum tak pernah melewatkan setiap pertandingan kandang Borneo FC. Pakle Pusam memang memiliki kecintaan yang dalam kepada klub asal Samarinda.
Sebelum mendukung Borneo, dia sudah lebih dulu eksis menjadi pendukung Persisam. Kepergian Pakle Pusam membuat Pusamania kehilangan sosok yang cukup ikonik. Hal itu diutarakan oleh Capo Pusamania, Rio. Dia mengaku sangat kehilangan.
"Kami kehilangan sosok yang selalu ceria di tribun. Almarhum adalah ikon bagi Pusamania. Di saat jeda pertandingan atau sebelum pertandingan, beliau selalu menyapa suporter dengan pangeras suara. Suasana di tribun musim depan pasti tidak akan sama lagi," ungkap Rio.
Baca Juga: Padel Dapat Lampu Hijau, KONI Kabupaten Kota Diminta Lakukan Pembinaan
Almarhum sudah dikebumikan pagi ini, diiringi oleh Pusamania dengan warna kebesaran mereka, oranye. Tak hanya Pusamania, suporter lain yang ada di Samarinda turut mengantarkan sosok Samin bin Buang tersebut ke peristirahatan terakhirnya. (*)
Editor : Dwi Restu A