DBL Indonesia All-Star Juara di Chicago, Tim Putra Ukir Sejarah dengan Finis Tiga Besar

Nasya Rahaya • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 08:27 WIB
Pemain DBL Indonesia All-Star melakukan layup saat mendapat kawalan ketat dua pemain Motor City Dragons dalam laga National Summer Classic 2026 di Amerika Serikat. (DBL INDONESIA)
Pemain DBL Indonesia All-Star melakukan layup saat mendapat kawalan ketat dua pemain Motor City Dragons dalam laga National Summer Classic 2026 di Amerika Serikat. (DBL INDONESIA)

 

KALTIMPOST.ID, CHICAGO – Kopi Good Day DBL Indonesia All-Star 2026 menorehkan prestasi membanggakan pada ajang 24th Annual National Summer Classic 2026 di Chicago, Amerika Serikat. Tim putri sukses merebut gelar juara, sedangkan tim putra mencatat sejarah dengan finis di peringkat ketiga.

Perjalanan kedua tim berlangsung impresif sejak fase grup. Tim putri tampil sempurna setelah menyapu bersih tiga pertandingan grup serta satu laga ekshibisi untuk keluar sebagai juara Grup A.

Sementara itu, tim putra bangkit usai menelan kekalahan tipis pada laga pembuka. Mereka kemudian meraih tiga kemenangan beruntun dan melaju ke babak playoff sebagai runner-up Grup D.

Baca Juga: Perbaikan Jalan Trans Kalimantan Berlanjut, Ruas Sp Belusuh–Mentiwan Kini Makin Mulus

Dominasi tim putri berlanjut di fase gugur. Pada perempat final, mereka mengalahkan Midwest Wildcats-Stacionis dengan skor 63-35. Langkah berikutnya semakin mulus setelah menundukkan Wis City Hoops 57-31 pada semifinal.

Di partai final, skuad putri tampil meyakinkan saat menghadapi HXB asal Tennessee. Sempat unggul jauh 34-17 pada babak pertama, DBL Indonesia All-Star akhirnya menang telak 61-36 sekaligus membawa pulang trofi juara ke Indonesia.

Gelar tersebut memastikan tim putri menutup turnamen dengan rekor sempurna tanpa satu pun kekalahan dan mempertahankan tradisi juara di National Summer Classic.

Di sektor putra, pencapaian tahun ini juga menjadi lompatan besar. Pada edisi 2024, mereka hanya meraih dua kemenangan, finis di posisi kelima dari enam tim, dan gagal lolos ke playoff.

Kini, DBL Indonesia All-Star mampu membukukan lima kemenangan dari tujuh pertandingan sepanjang turnamen.

Perjalanan di babak playoff diawali dengan kemenangan 46-34 atas juara Grup A, PAC Elite 17U.

Baca Juga: Kejari Baru Resmi Dibentuk Prabowo Subianto, Ini Daftarnya!

Pada semifinal, tim Indonesia sempat tertinggal jauh 21-6 dari Gxfted Elite Hoyas. Namun, mereka menunjukkan mental pantang menyerah dan memangkas selisih hingga 57-55 berkat dua tembakan tiga angka beruntun Gerrard Matthew Boentara pada detik-detik akhir. Sayangnya, laga berakhir dengan kekalahan tipis 59-55.

Tak ingin larut dalam kekecewaan, tim putra bangkit pada perebutan tempat ketiga. Mereka menaklukkan Pro Lane (Wisconsin) dengan skor 54-48 untuk memastikan finis di posisi ketiga.

Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik tim putra DBL Indonesia All-Star sepanjang keikutsertaan mereka di National Summer Classic.

Penampilan kedua tim Indonesia juga menuai pujian dari para pelatih lawan.

Head Coach 5Star 2027 Moody, Carrlton Moody, menilai kekuatan utama tim Indonesia terletak pada permainan kolektif serta semangat bertanding yang tinggi.

"Mereka bermain sangat keras dan akurasi tembakan tiga poin mereka sangat impresif. Mereka punya semangat luar biasa di lapangan dan dilatih dengan sangat baik," ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Head Coach Midwest Wildcats-Stacionis, Matt Stacionis, yang menghadapi tim putri DBL Indonesia All-Star di babak playoff.

"Akurasi tembakan tiga angka anak-anak Indonesia luar biasa. Mereka terus memberikan tembakan three-point dari awal sampai akhir. Kami terkena run 9-0 lewat three-point di awal pertandingan dan itu cukup mengejutkan. Kami sampai harus mengubah skema pertahanan," katanya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Sumber : DBL INdonesia
basket Indonesia DBL Indonesia All-Star National Summer Classic 2026 DBL All-Star Chicago Kopi Good Day DBL Camp