KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Perjuangan timnas eFootball Indonesia di FIFAe Continental Championship Malaysia 2026 akan dimulai pada 19 Agustus mendatang. Tak hanya mengandalkan nomor mobile, kategori konsol juga membawa optimisme serupa untuk memburu tiket ke Piala Dunia.
Di kategori konsol, dua atlet terbaik Indonesia, Akbar Paudi dan Elga Cahya Putra, siap bahu-membahu meraih hasil maksimal. Tiket langsung menuju FIFAe World Cup 2026 di Arab Saudi menjadi target yang ingin mereka wujudkan.
Syaratnya, timnas eFootball konsol Indonesia minimal harus finis di posisi kedua. Sebab, hanya dua tim terbaik yang berhak lolos langsung, sedangkan peringkat ketiga masih harus menjalani babak playoff.
Baca Juga: Cuaca Kaltim Hari Ini Didominasi Cerah, BMKG Waspadai Karhutla
"Untuk konsol beda dengan mobile. Kami hanya punya dua slot yang lolos langsung. Peringkat ketiga harus ikut playoff dulu," terang Elga.
Melihat persaingan di Continental Championship, Elga menyebut tidak ada lawan yang mudah. Menurutnya, seluruh negara yang berhasil menembus putaran final merupakan tim dengan kualitas terbaik.
"Semuanya sulit karena mereka bisa sampai di putaran ini. Artinya, mereka adalah yang terbaik di negara masing-masing," ucapnya.
Meski persaingan ketat, Elga tidak khawatir dengan chemistry bersama Akbar Paudi. Keduanya sudah pernah bermain bersama sehingga lebih mudah memahami gaya permainan masing-masing.
Baca Juga: Ketat di Bawah Mistar Borneo FC, Ridho Pilih Saling Support
"Saya dan Paudi sudah saling memahami cara bermain masing-masing. Insyaallah tidak ada kesulitan untuk bermain bersama dia. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik dan lolos ke Piala Dunia di Arab Saudi Oktober nanti," imbuh Elga.
Saat ini, seluruh atlet timnas eFootball yang akan bertanding di Malaysia sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Samarinda, tepatnya di Game House Bluefin Esports.
Jika tidak ada kendala, para atlet dijadwalkan bertolak ke Malaysia pada Minggu (16/8/2026). (*)
Editor : Ery Supriyadi