KALTIMPOST.ID, MUNDERFING – KTM akan kehilangan Pedro Acosta ketika era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dimulai pada 2027. Pembalap yang dibina KTM sejak tampil di Red Bull Rookies Cup pada usia 16 tahun itu memilih pindah ke Ducati musim depan.
Kepergian Acosta tentu menjadi kehilangan besar bagi KTM. Pabrikan Austria tersebut mengikuti perkembangan pembalap Spanyol itu sejak level junior hingga MotoGP. Namun, KTM tidak mampu memberikan alasan yang cukup bagi Acosta untuk bertahan.
“Saya rasa ada kekecewaan yang belum berhasil kami pulihkan pada 2025. Kami menjalani lebih dari separuh musim dengan spesifikasi motor lama dan tidak mampu memberikan motor baru seperti yang telah kami janjikan,” kata Direktur Olahraga KTM Pit Beirer kepada GPOne.
Baca Juga: Comeback Serena dan Venus Williams setelah Empat Tahun Berakhir Dramatis di Cincinnati Open 2026
Masalah tersebut merupakan dampak dari krisis finansial yang menimpa KTM pada akhir 2024. Krisis itu membuat pengembangan motor sempat dihentikan pada awal 2025. Akibatnya, KTM kesulitan memenuhi rencana pengembangan RC16 pada musim tersebut.
“Sebagai pembalap, Anda tentu ingin merasa yakin terhadap masa depan perusahaan tempat Anda bekerja,” ujar Beirer.
KTM sebenarnya telah berusaha memperbaiki kondisi perusahaan. Namun, kepercayaan Acosta telanjur hilang dan dia akhirnya memilih Ducati.
“Kami tidak senang dengan hal itu, tetapi kami tidak menangis karena keputusan itu sudah bukan berada di tangan kami. Dan kami memang gagal mempertahankannya,” kata Beirer.
Pembalap Baru KTM
Setelah kehilangan Acosta, KTM akan memiliki empat pembalap baru tahun depan. Dua di antaranya adalah Alex Marquez dan Fabio Di Giannantonio. Keduanya didatangkan dari Ducati untuk mengisi susunan pembalap tim utama Red Bull KTM Factory Racing.
Baca Juga: Pembebasan Lahan Akses Terminal Palaran Samarinda Masih Tertunda, Warga Tunggu Review Ganti Rugi
“Kami sudah membesarkan pembalap fantastis untuk Ducati, jadi sudah sepatutnya kami juga mengambil pembalap fantastis dari mereka,” kata Beirer.
Kedatangan Alex Marquez dan Di Giannantonio menunjukkan KTM mulai mendapat kepercayaan dari pembalap di luar proyek mereka sendiri. Beirer menilai hal tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi era baru MotoGP pada 2027.
“Dua anak ini akan bersama kami dan kami merasakan tanggung jawab besar untuk membuat mereka bahagia dan mampu bersaing. Saya pikir tahun depan akan menjadi kesempatan unik bagi kami,” papar Beirer. (*)
Editor : Ery Supriyadi