KALTIMPOST.ID – Persaingan Formula 1 GP Italia 2026 di Sirkuit Monza diprediksi berlangsung sengit.
Setelah sesi latihan bebas Jumat (4/9), sejumlah tim besar mulai menunjukkan kekuatan sekaligus menyimpan pekerjaan rumah sebelum kualifikasi dan balapan.
Mereka pun siap habis-habisan dalam sesi utama yang digelar Minggu (6/9) pukul 20.00 WIB.
McLaren datang dengan modal upgrade baru berupa H-Wing. Komponen tersebut bekerja sesuai harapan dan memberikan tambahan performa.
Baca Juga: Max Verstappen Ancam Tinggalkan Formula 1, Regulasi Baru Jadi Penentunya
Namun, ada satu masalah besar yang membuat Lando Norris belum puas: kecepatan mobilnya masih tertinggal dari para rival.
Norris menyebut McLaren kehilangan waktu di hampir seluruh sektor. Bahkan, keunggulan mereka di tikungan cepat yang biasanya menjadi kekuatan justru belum terlihat di Monza.
“Kami kehilangan sedikit di trek lurus, tetapi juga di tikungan cepat,” ujar Norris.
Situasi berbeda terlihat di kubu Mercedes. George Russell menjadi yang tercepat pada FP2.
Mercedes juga sudah menguji strategi tow, memanfaatkan slipstream di trek lurus Monza untuk membantu catatan waktu saat kualifikasi.
Ferrari pun tak mau kalah. Charles Leclerc dan Lewis Hamilton mendapat dukungan dari power unit terbaru. Performa mesin menunjukkan peningkatan, meski Hamilton masih mengeluhkan kecepatan di trek lurus.
Baca Juga: Kualifikasi F1 Australia 2026: Verstappen Crash, George Russell Rebut Pole Position
Sementara itu, Red Bull belum menemukan setelan terbaik. Max Verstappen yang hanya turun pada FP2 kesulitan mendapatkan keseimbangan mobil.
Juara dunia itu mengakui Red Bull masih tertinggal dari para pemimpin.
Dengan karakter Monza yang menuntut kecepatan tinggi, kualifikasi menjadi krusial.
Ferrari dan Mercedes berpeluang mengganggu McLaren. Sedangkan Red Bull harus bekerja keras mengejar ketertinggalan.
Semua akan ditentukan saat kualifikasi dan balapan. Satu kesalahan kecil bisa mengubah peta persaingan di “Temple of Speed”. ***
Editor : Dwi Puspitarini