Indonesia Kirim 430 Atlet ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Redaksi • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 08:50 WIB
Atlet dan ofisial tim Indonesia berfoto bersama seusai pengukuhan kontingen untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jakarta. (FAUZAN/ANTARA)
Atlet dan ofisial tim Indonesia berfoto bersama seusai pengukuhan kontingen untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jakarta. (FAUZAN/ANTARA)

 

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Indonesia mengirimkan 430 atlet untuk berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Mereka akan bertanding di 35 cabang olahraga.

Jumlah tersebut merupakan hasil finalisasi setelah proses administrasi melalui Delegation Registration Meeting (DRM). Sebelumnya, jumlah atlet yang tercatat sebanyak 432 orang.

Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Todotua Pasaribu mengatakan, kontingen Merah Putih juga diperkuat 145 ofisial dan 78 tenaga pendukung.

Baca Juga: Hapkido Kaltim Terkendala Biaya, Kejurnas Lampung Disiapkan dengan Skenario Mandiri

Tenaga pendukung tersebut terdiri atas dokter tim, masseur, fisioterapis, serta tim head quarter (HQ).

“Kami akan selalu memastikan bahwa kebutuhan atlet dapat berjalan dengan baik melalui koordinasi dengan masing-masing cabang olahraga,” ujar Todotua dalam acara Pengukuhan Kontingen Indonesia di Jakarta, Rabu (9/9).

Persiapan menuju Asian Games turut diwarnai banjir besar yang melanda Nagoya. Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah aktivitas dan transportasi di kota tuan rumah.

Meski demikian, venue pertandingan dilaporkan tetap aman sehingga penyelenggaraan Asian Games masih berjalan sesuai rencana.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan, pemerintah Jepang telah menyiapkan sejumlah skenario untuk menghadapi kondisi tersebut.

Erick bersama Todotua dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari sebelumnya mendapat penjelasan dari duta besar Jepang mengenai rencana penanganan situasi darurat.

Baca Juga: Resep Tongseng Kambing Kuah Santan, Gurih dan Kaya Rempah ala Rumahan

“Alhamdulillah, kemarin CdM, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), kami, diundang oleh duta besar Jepang, serta dijelaskan plan A dan plan B dari pemerintah Jepang,” ujar Erick di tempat yang sama.

Sejumlah cabang olahraga telah lebih dulu bertolak ke Jepang untuk menyesuaikan persiapan dengan jadwal pertandingan. Tim bola basket dan anggar berangkat pada Senin (7/9).

Namun, rute perjalanan kedua tim sempat diubah menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau. Mereka menempuh perjalanan darat menuju Surabaya, kemudian terbang ke Singapura sebelum melanjutkan perjalanan ke Nagoya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Sumber : Jawa Pos Koran
Aichi-Nagoya Todotua Pasaribu 430 atlet indonesia Asian Games 2026