F1 Kembali ke Sepang, Tiket Nyaris Tembus 100 Ribu

Redaksi • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:03 WIB
Ferrari yang dikemudikan Kimi Raikkonen menjalani sesi latihan pertama GP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 2015. (GREG BAKER/AFP)
Ferrari yang dikemudikan Kimi Raikkonen menjalani sesi latihan pertama GP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 2015. (GREG BAKER/AFP)

 

KALTIMPOST.ID, SEPANG – Formula 1 (F1) kembali ke Sirkuit Sepang akhir pekan ini setelah sembilan tahun absen. Imbasnya, antusiasme penonton melonjak drastis. Tercatat, sudah ada 95 ribu tiket terjual untuk tiga hari balapan. Jumlah itu berpotensi meningkat hingga menembus 100 ribu.

Capaian tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan penjualan tiket pada tahun-tahun terakhir Grand Prix Malaysia. Sebelum berhenti pada 2017, penjualan tiket berada di kisaran 40 ribu hingga 50 ribu penonton.

“Situasi kali ini benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya,” kata CEO Sepang International Circuit Azhan Shafriman Hanif seperti dikutip dari Bernama.

Baca Juga: Jelang MotoGP Jepang Akhir Pekan Ini, Honda-Yamaha Berjuang Berat di Motegi

Malaysia sebenarnya tidak menjadi penyelenggara tunggal balapan. Mereka bekerja sama dengan Bahrain yang tidak bisa menggelar balapan di Sirkuit Sakhir karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Karena itu, balapan menggunakan titel “Grand Prix Bahrain di Malaysia”. Seluruh pendapatan dari penjualan tiket juga masuk ke pihak Bahrain.

Meski begitu, Malaysia mengincar keuntungan lain, yakni perputaran ekonomi lokal dari kedatangan wisatawan asing. Tercatat, sekitar separo pembeli tiket di Sepang berasal dari luar Malaysia.

“Semakin banyak wisatawan yang datang dan membelanjakan uang mereka, semakin baik pula dampaknya bagi perekonomian,” tutur Azhan. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Sumber : Jawa Pos Koran
F1 Malaysia GP Bahrain tiket F1 formula 1 sirkuit sepang