KALTIMPOST.ID, SEPANG – Formula 1 (F1) kembali ke Sirkuit Sepang akhir pekan ini setelah sembilan tahun absen. Imbasnya, antusiasme penonton melonjak drastis. Tercatat, sudah ada 95 ribu tiket terjual untuk tiga hari balapan. Jumlah itu berpotensi meningkat hingga menembus 100 ribu.
Capaian tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan penjualan tiket pada tahun-tahun terakhir Grand Prix Malaysia. Sebelum berhenti pada 2017, penjualan tiket berada di kisaran 40 ribu hingga 50 ribu penonton.
“Situasi kali ini benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya,” kata CEO Sepang International Circuit Azhan Shafriman Hanif seperti dikutip dari Bernama.
Baca Juga: Jelang MotoGP Jepang Akhir Pekan Ini, Honda-Yamaha Berjuang Berat di Motegi
Malaysia sebenarnya tidak menjadi penyelenggara tunggal balapan. Mereka bekerja sama dengan Bahrain yang tidak bisa menggelar balapan di Sirkuit Sakhir karena ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Karena itu, balapan menggunakan titel “Grand Prix Bahrain di Malaysia”. Seluruh pendapatan dari penjualan tiket juga masuk ke pihak Bahrain.
Meski begitu, Malaysia mengincar keuntungan lain, yakni perputaran ekonomi lokal dari kedatangan wisatawan asing. Tercatat, sekitar separo pembeli tiket di Sepang berasal dari luar Malaysia.
“Semakin banyak wisatawan yang datang dan membelanjakan uang mereka, semakin baik pula dampaknya bagi perekonomian,” tutur Azhan. (*)
Editor : Ery SupriyadiSumber : Jawa Pos Koran