Asian Games Doha 2030 Dipertimbangkan Mundur Jadi 2031

Redaksi • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 08:02 WIB
Presiden OCA Ahmad al-Fahad al-Sabah mengumumkan Doha sebagai tuan rumah Asian Games 2030 di Muscat, Oman, 16 Desember 2020. (AL-SHUKAIRI/AFP)
Presiden OCA Ahmad al-Fahad al-Sabah mengumumkan Doha sebagai tuan rumah Asian Games 2030 di Muscat, Oman, 16 Desember 2020. (AL-SHUKAIRI/AFP)

 

KALTIMPOST.ID, DOHA – Jadwal Asian Games berikutnya berpotensi mundur satu tahun, dari 2030 menjadi 2031. Olympic Council of Asia (OCA) kini tengah mempertimbangkan opsi tersebut agar ajang empat tahunan itu bisa dimanfaatkan sebagai kualifikasi menuju Olimpiade 2032.

Doha, sebagai tuan rumah Asian Games 2030, tidak mempermasalahkan perubahan tersebut. Andai jadwal mundur, mereka memastikan tetap siap menjadi tuan rumah. Kini, mereka menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada OCA dan International Olympic Committee (IOC).

“Keputusan seperti ini selalu membutuhkan banyak pemangku kepentingan dan banyak pertimbangan. Kami terbuka bekerja sama,” kata CEO Panitia Penyelenggara Asian Games Doha 2030 Ahmad Abdulla Al-Buenain, dikutip dari AFP.

Baca Juga: Kolam Retensi Pampang Capai 70 Persen, Perluasan 70 Hektare Terkendala Lahan

“Kami, panitia lokal, memastikan selalu siap. Semua venue harus siap dan seluruh rencana harus terlaksana,” lanjutnya.

Qatar memang tidak perlu membangun banyak fasilitas baru untuk Asian Games. Sebab, tuan rumah Asian Games 2006 itu memiliki sejumlah venue yang telah digunakan dalam berbagai event internasional.

Salah satunya Al Janoub Stadium, stadion sepak bola yang nantinya akan diubah menjadi arena basket untuk FIBA Basketball World Cup Qatar 2027.

“Itu contoh penting bagi kami. Ini menunjukkan bagaimana kami bisa mengoptimalkan infrastruktur yang sudah ada dan mengubah venue menjadi fasilitas multifungsi untuk berbagai jenis event,” ujar Al-Buenain. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Sumber : Jawa Pos Koran
Asian Games 2030 OCA Olimpiade 2032 doha qatar