KALTIMPOST.ID, LONDON – Lando Norris menjadi sasaran bullying di media sosial setelah mengkritik keras Franco Colapinto di Grand Prix Azerbaijan pekan lalu. Pembalap McLaren itu bahkan mendapat ancaman pembunuhan. Hal tersebut terjadi setelah Norris menyerukan agar Colapinto dihukum karena menyebabkan kecelakaan beruntun di Baku yang membuatnya ikut tersingkir.
Norris akhirnya menyampaikan permintaan maaf. Bukan hanya kepada Colapinto, tetapi juga secara terbuka kepada publik.
“Saya tidak harus menggunakan media sosial untuk menyampaikan. Namun, ada banyak kehebohan di luar sana, jadi saya rasa wajar untuk menunjukkan secara terbuka bahwa saya sudah meminta maaf,” kata Norris, dikutip dari Sky Sports.
Baca Juga: Alex Marquez Pecahkan Rekor Motegi di Atas Aspal Baru
Namun, Norris tetap menyayangkan respons berlebihan dari penggemar di media sosial.
“Sampai batas tertentu, saya menghargai fanatisme tersebut. Namun, jika sudah menjurus pada perundungan daring atau ancaman pembunuhan, itu semua sudah jauh melampaui batas kewajaran,” kata Norris. (*)
Editor : Ery SupriyadiSumber : Jawa Pos Koran