Tangis Antonelli Pecah, Ukir Sejarah Juara Dunia F1 Termuda

Ery Supriyadi • Dipublikasikan Senin, 2 November 2026 | 19:03 WIB
Kimi Antonelli diangkat oleh Max Verstappen dan Lewis Hamilton setelah memastikan gelar juara dunia F1 dalam GP Meksiko di Autodromo Hermanos Rodriguez.
Kimi Antonelli diangkat oleh Max Verstappen dan Lewis Hamilton setelah memastikan gelar juara dunia F1 dalam GP Meksiko di Autodromo Hermanos Rodriguez.

 

KALTIMPOST.ID, MEXICO CITY - Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, resmi mencatatkan namanya dalam sejarah Formula 1 (F1). Dia menahbiskan diri sebagai juara dunia termuda sepanjang masa setelah memastikan gelar pada GP Meksiko, 2 November 2026.

Kepastian gelar diraih setelah Antonelli finis di posisi ketiga di Autodromo Hermanos Rodriguez. Hasil tersebut mengukuhkan posisinya di puncak klasemen dengan usia 20 tahun 68 hari sekaligus mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Sebastian Vettel.

Keberhasilan ini menjadi puncak perjalanan emosional pembalap kelahiran Bologna, Italia, tersebut. Setahun sebelumnya, Antonelli sempat diragukan banyak pihak karena performanya yang dinilai kurang memuaskan pada musim debutnya, termasuk saat tampil di GP Belgia 2025.

Baca Juga: Mabes Polri Terjunkan Tim Khusus Selidiki Prosedur Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo

"Banyak orang mengatakan setelah sembilan balapan tanpa poin bahwa dia seharusnya tidak berada di Mercedes. Bahkan, ada yang menganggap dia tidak pantas berada di Formula 1. Saya masih ingat air matanya di Spa," kenang Team Principal Mercedes Toto Wolff.

Kini, Antonelli kembali menitikkan air mata. Namun, kali ini bukan karena kekecewaan, melainkan kebahagiaan setelah mewujudkan impian menjadi juara dunia.

Pembalap berusia 20 tahun itu mengaku teringat perjalanan panjangnya sejak menekuni balap gokart hingga mencapai puncak karier di ajang balap paling bergengsi di dunia.

"Saat melintasi garis finis, saya benar-benar meluapkan segalanya karena berhasil mewujudkan salah satu impian terbesar saya. Sungguh momen yang sangat istimewa," kata Antonelli.

Baca Juga: Keuntungan Kredit Mobil dan Penyebab Pengajuannya Ditolak

Perayaan gelar semakin istimewa karena Antonelli berdiri di podium bersama dua juara dunia, Max Verstappen dan Lewis Hamilton. Dia berharap dapat terus terlibat dalam persaingan sengit dengan kedua pembalap tersebut pada musim-musim mendatang.

Keyakinan terhadap potensi Antonelli juga disampaikan race engineer-nya, Peter "Bono" Bonnington. Sosok yang pernah mendampingi Michael Schumacher dan Lewis Hamilton itu menilai Antonelli memiliki bakat alami yang langka.

"Kimi adalah generational talent berikutnya. Ada selisih 0,2 detik yang tidak bisa diperoleh hanya dengan terus berlatih. Kimi memiliki itu, sama seperti Lewis dan Michael," ujar Bono. (*)

Editor : Ery Supriyadi
GP Meksiko juara dunia termuda kimi antonelli formula 1 mercedes