Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGRM) Kota Balikpapan dihelat di Bendali Wonorejo Kampung Timur, Sabtu (2/3). Acara ini dihadiri oleh Asisten 1 Tata Pemerintahan Zulkipli mewakili Walikota Bakikpapan beserta kepala OPD lainnya, para camat, lurah serta ketua LPM Kelurahan dan para anggotanya.
Bulan Bhakti Gotong Royong merupakan program dari pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan semangat gotong royong masyarakat. Program ini diadakan setiap tahun selama sebulan penuh. Pemerintah menekankan pentingnya rasa solidaritas dan kebersamaan dalam melakukan berbagai kegiatan untuk memajukan lingkungan dan masyarakat sekitar.
Pada acara ini, ketua panitia yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Alwiati memberikan sambutan yang memotivasi seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan BBGRM diwilayah masing-masing.
Alwiati mengatakan pelaksanaan BBGRM 2024 ini akan dilaksanakan mulai bulan Maret sampai April. Walaupun dalam suasana bulan Ramadan semangat dari para Ketua LPM beserta seluruh jajarannya pasti bisa melaksanakan dengan baik.
"Karena memang seperti kita ketahui kegiatan gotong-royong yang dilaksanakan tidak hanya di bidang kerja bakti saja, tapi kegiatan bisa dilaksanakan dalam bentuk pemberdayaan, bidang sosial budaya bahkan keagamaan,"ucapnya.
Momentum ini lanjutnya pentingnya menjaga kerja sama dan kebersamaan antar masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Semakin tahun anggaran pemberdayaan masyarakat itu semakin meningkat 83 miliar lebih anggaran di masyarakat yang dikeluarkan oleh masyarakat untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.
"Ini kita beri apresiasi luar biasa. Bersama semua ini ternyata masyarakat kota Balikpapan cukup luar biasa kepeduliannya dan guyub serta semangat gotong royong untuk melaksanakan pembangunan di kota Balikpapan,"imbuhnya.
Dirinya mengajak untuk tidak boleh lemah dan harus tetap kuat untuk melaksanakan BBGRM ini karena sudah menjadi cerminan bangsa Indonesia dan sudah menjadi budaya.
"Membangun dan menjaga semangat kegotong royongan dilingkungan masyarakat secara terus menerus dengan dibawah kepemimpinan bapak ibu Ketua LPM dan jajarannya dan upaya pemerintah dalam meningkatkan gerakan gotong royong serta manfaat dari kegiatan tersebut untuk masyarakat dan lingkungan di sekitar mereka,"ucapnya.
Asisten 1 Tata Pemerintahan Zulkipli
mengatakan, peringatan bulan bhakti gotong royong masyarakat 2024, pembangunan tidak terlepas dari peran serta keswadayaan dan gotong royong masyarakat, yang tumbuh dan berkembang sebagai sistem budaya bangsa untuk perlu dilestarikan dalam memperkokoh kesatuan.
"semua perangkat daerah bersama masyarakat terlibat dan mendukung penuh kegiatan ini yang sejalan dengan visi Kota Balikpapan terwujudnya Kota termuka nyaman dihuni modern dan sejahtera diharapkan memberikan energi positif di Kota Balikpapan,”ucapnya.
BBGRM diharapkan memberikan energi positif dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Balikpapan dengan menumbuhkembangkan nilai gotong royong di masyarakat, selain itu terbentuknya sinergi dan koordinasi antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan.
"Serta membantu percepatan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui semangat gotong royong yang melibatkan peran serta unsur masyarakat, kelurahan kecamatan dan pemerintah kota,"pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan secara simbolis alat kerjabakti kepada seluruh ketua LPM se Kota Balikpapan yang kemudian akan diserahkan lagi kepada masyarakat di wilayah mereka masing-masing.
Alat kerjabakti yang diserahkan meliputi cangkul, sekop, sapu, bak sampah dan alat lainnya. (pus/pms)
Editor : Rahman Hakim