UNTUK HUT KOTA: Rahmad Mas’ud menggenggam Piala Adipura Kencana, lambang kota terbersih di Tanah Air yang kembali diterima Balikpapan. (FOTO: HUMAS PEMKOT BALIKPAPAN)
JAKARTA- Kota Balikpapan kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Adipura Kencana 2023 untuk kategori kota besar.
Penghargaan itu diterima Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang diserahkan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Selasa (5/3).
Adipura Kencana merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan.
Balikpapan berhasil meraih penghargaan tersebut untuk ketujuh kalinya. Untuk tahun ini, penghargaan itu berhasil diraih secara beruntun mengingat tahun lalu Balikpapan juga berhasil meraih penghargaan serupa.
Rahmad Mas’ud mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini dan mengapresiasi seluruh warga Kota Balikpapan atas kerjasama dan partisipasinya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Ia mengatakan, bahwa untuk kategori kota besar, Balikpapan menjadi satu-satunya yang menerima Adipura Kencana.
"Ini semua berkat kerja sama dan kepedulian seluruh warga Kota Balikpapan," ucap Rahmad pada Senin (4/3).
Dirinya berharap, ke depan Kota Balikpapan akan tetap mempertahankan Adipura Kencana.
”Hadiah ini hanya formalitas. Tetapi, yang paling penting adalah bagaimana edukasi dan implementasi terhadap cinta lingkungan, cinta alam, untuk selalu dipelihara di Kota Balikpapan. Itu yang paling utama,” kata Rahmad.
Menurutnya, Adipura Kencana 2023 secara khusus dipersembahkan kepada seluruh warga Kota Balikpapan. ”Juga sebagai kado HUT ke-127 Kota Balikpapan,” kata Rahmad Mas’ud.
Dalam event tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyerahkan penghargaan Adipura Kencana 2023 kepada lima kabupaten/kota atas kinerja terbaik dalam pengelolaan lingkungan hidup. Selain Kota Balikpapan, ada juga Kota Surabaya, Bontang, Bitung, dan Kabupaten Ciamis.
Selain Adipura Kencana, dalam kesempatan itu KLHK juga memberikan penghargaan Anugerah Adipura kepada 106 kabupaten/kota yang dianggap telah mampu memberikan kinerja pengelolaan lingkungan hidup perkotaan yang baik pada tahun 2023.
KLHK juga memberikan Sertifikat Adipura kepada 51 kabupaten/kota karena dinilai memiliki upaya atas kinerja pengelolaan sampah dari sumbernya.
Dalam sambutannya, Siti Nurbaya Bakar mengatakan bahwa pada Adipura Tahun 2023, KLHK telah melakukan pemantauan lapangan terhadap 259 kabupaten/kota se-Indonesia atau kira-kira 50,39 persen dari 514 kabupaten/kota di Indonesia.
Ia mengatakan terpilihnya lima kabupaten dan kota se-Indonesia sebagai penerima penghargaan Adipura Kencana ini karena ke lima daerah ini telah memperlihatkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup yang baik yang meliputi pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau.
“Mereka juga melakukannya dengan cara-cara yang inovatif dan berkelanjutan,” ucap Siti.
Menurut Siti Nurbaya, hasil dari penganugerahan Piala Adipura Tahun 2023 mengalami kemajuan signifikan dibandingkan tahun 2022 lalu, di mana terjadi peningkatan jumlah daerah yang menerima Anugerah Adipura sebesar 32,5 persen.
“Dari 80 kabupaten/kota tahun lalu menjadi 106 kabupaten/kota tahun ini. Selain itu, berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan pada Adipura tahun 2023 sebanyak 63 daerah mengalami peningkatan kinerja pengelolaan sampah dibanding tahun sebelumnya,” ungkapnya. (mra/ms/k15)
Editor : Ismet Rifani