Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PPDB Dibuka Mulai Juli, Daya Tampung Sekolah Negeri Masih Jadi Kendala

Dina Angelina • Rabu, 29 Mei 2024 | 13:41 WIB

Photo
Photo
HARUS BERSAING: Ilustrasi proses PPDB di salah satu SMP milik pemerintah. Seperti tahun-tahun sebelumnya, proses dibuka secara online. Namun, bagi orangtua yang tak paham dan butuh bantuan, sekolah tetap membuka diri. FOTO: ANGGI PRADITHA/KP

            

BALIKPAPAN – Disdikbud Balikpapan siap menggelar penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada Juli mendatang. Kini, semua dalam tahapan persiapan. Sementara siswa akan menjalani libur tahun ajaran baru mulai 15 Juni – 14 Juli. Seperti biasa, nanti dalam sela-sela momen libur akan digelar PPDB Tahun Ajaran 2024/2025.

Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik mengatakan, terakhir petunjuk teknis (juknis) PPDB pun sudah tersedia. Nantinya disebarkan kepada satuan pendidikan. Namun, kini persiapan lebih mengarah pada penguatan sistem. “Seluruh kepala sekolah sudah tanda tangan kontrak untuk penguatan sistem jaringan di sekolah masing-masing,” katanya.

Berkaca pada pelaksanaan sebelumnya, justru kendala dan butuh perhatian lebih pada tahapan verifikasi jalur prestasi. Sebab, ada proses legalisasi piagam dan lainnya. Sedangkan teknis PPDB berlangsung online. Sehingga, bisa diakses oleh masyarakat secara langsung dari mana saja. Tidak perlu datang ke sekolah.

“Poin penting adalah soal jaringan. Pastikan saat PPDB online jaringan aman. Kami kerja sama dengan PT Telkom yang menyediakan aplikasi,” sebutnya. Dia menjelaskan, hingga kini masalah utama dalam PPDB masih soal daya tampung yang belum seimbang. Antara lulusan SD dan daya tampung SMP.

Adapun jumlah lulusan SD sebanyak 14-15 ribu siswa dan lulusan SMP 8-9 ribu belum berbanding. Menurutnya, tentu tidak semua bisa tampung di sekolah negeri, namun terbantu dengan keberadaan sekolah swasta. Sehingga, peserta didik semua dapat tertampung di sekolah.

Pemkot Balikpapan tetap melanjutkan bantuan subsidi SPP kepada sekolah swasta. “Total 137 SD negeri dan 26 SMP negeri. Masalahnya, hanya sekolah kurang merata sebarannya,” bebernya. Walau Pemkot Balikpapan sudah berupaya membangun sekolah baru setiap tahun.

Misalnya, SMP 25 Balikpapan pada 2023. Lalu, teranyar SD 016 Balikpapan Selatan dan SMP 26 Balikpapan. “Kalau untuk SD 016 baru bisa menerima empat rombel atau sekitar 150 orang,” tuturnya. Sementara, SMP 26 membuka 3 rombel. Dia memastikan, sekolah terpadu yang berlokasi di Balikpapan Regency menerima PPDB tahun ini.

“Sisi pembangunan selesai sudah aman. Struktur rampung semua lengkap bisa dipakai tidak ada masalah,” ujarnya. Sementara, pekerjaan yang tersisa bagian pendukung saja. Dia meyakini semua rampung sebelum PPDB terlaksana pada Juli. Mengingat pekerjaan yang akan diselesaikan bukan bagian berat seperti struktur.

“Kami siap melaksanakan PPDB, baik dari sisi sarana prasarana sampai sumber daya manusia (SDM) sudah disiapkan untuk sekolah terpadu,” bebernya. Pihaknya tidak perlu melakukan rekrutmen baru, namun cukup menempatkan guru di kedua sekolah tersebut. (ms/k15)

 

DINA ANGELINA

dinaangelina6@gmail.com

 

Editor : Ismet Rifani
#irvan taufik #PPDB 2024 #disdikbud balikpapan