Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Wali Kota Buka PIN Polio Serentak, Target Imunisasi 93.979 Anak

Maria Irham • Rabu, 24 Juli 2024 | 17:00 WIB

Photo
Photo
Photo
Photo
TARGET BEBAS POLIO: Imunisasi polio dosis pertama dilakukan secara simbolis Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud beserta istri Nurlena Rahmad, juga Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo dan istri Rahma Tri Budi Utomo, serta Kadiskes Balikpapan Alwiati, Selasa (23/7). FOTO: Maria Irham/KP

 

 

BALIKPAPAN- Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2024 resmi digelar secara serentak di Balikpapan pada Selasa (23/7).

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, beserta istri Nurlena Rahmad, Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo dan istri Rahma Tri Budi Utomo secara simbolis membuka jalannya pencanangan PIN Polio dengan memberikan secara langsung dua tetes dosis pertama kepada anak-anak yang telah dipilih di Posyandu Menur 1 Griya Waskita, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota.

Menurut Rahmad, pencanangan PIN Polio begitu sangat penting bagi masa depan anak bangsa. Sebab kesehatan fisik, tumbuh kembang, dan keselamatan merupakan hak anak yang harus dipenuhi. Momentum luar biasa ini, katanya diharapkan menjadi bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan anak ke depan.

“Menjadikan anak-anak kita sehat, sesuai program pemerintah pusat bahwa tahun 2045 menjadi tahun emas bagi generasi muda,” kata Rahmad Mas’ud.

Rahmad juga mengapresiasi partisipasi dan antusiasme masyarakat dalam mengikuti vaksinasi polio ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Balikpapan Alwiati menjelaskan PIN Polio dicanangkan kembali untuk mengingatkan bahaya virus Polio yang bisa mengakibatkan kelumpuhan pada anak. Dimana gejala umum pada anak yang terpapar Polio antara lain kehilangan refleks, kaki lumpuh, nyeri otot, dan terkulai. Polio dapat dicegah melalui imunisasi.

Untuk di Balikpapan katanya, PIN Polio di Kota Balikpapan digelar secara serentak di 305 Pos Pelayanan yang ditempatkan di Puskesmas, Posyandu, sekolah dan pos pelayanan imunisasi lainnya.

Target 93.979 Jiwa Usia 0–7 tahun.

Imunisasi Polio diberikan dengan cara ditetes sebanyak 2 dosis dalam rentang waktu minimal 2 minggu. Pemberian dosis pertama akan dilakukan selama sepekan dimulai tanggal 23 Juli sementara dosis kedua akan diberikan pada 15 Agustus mendatang.

Alwiati menyebut dengan rentang waktu yang dijadwalkan tersebut, diharapkan pemberian Imunisasi Polio di Balikpapan akan tercapai 95%. "Target kita ini harus terpenuhi, maka kita akan libatkan semua kader Posyandu, semua klinik baik swasta klinik di Polda serta Posyandu TNI," katanya.

Alwiati menerangkan, tahun ini terjadi kejadian kasus luar biasa Polio di beberapa daerah seperti Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Papua. “Walau di Balikpapan belum terdapat kasus, provinsi-provinsi tersebut memiliki akses mudah ke Balikpapan, sehingga Balikpapan bisa menjadi sasaran. Maka imunisasi Polio ini sangat perlu dilakukan,” terangnya.

Untuk itu tegasnya sangat dibutuhkan peran serta seluruh lapisan masyarakat dalam mensukseskan kegiatan PIN Polio ini. "Semua anak harus mendapatkan imunisasi ini tanpa terkecuali, baik yang belum bersekolah hingga anak-anak yang di rumah harus kita datangi juga, jangan sampai ada yang tidak mau diimunisasi, karena ditakutkan akan terjadi penularan," tegasnya.

Diketahui, Pencanangan PIN Polio di Kota Balikpapan juga digelar bersamaan dengan peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2024 dengan tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Selain pemberian imunisasi Polio di hari itu juga dilakukan penyerahan bantuan Super Qurban sebagai makanan tambahan bagi balita kurang gizi dan ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK).

"Jadi Rumah Zakat turut memberikan bantuan berupa daging kurban yang telah dimasukkan ke dalam kaleng kepada balita serta ibu hamil KEK. Pemberian ini dilakukan secara simbolis yang selanjutnya untuk penyerahan kepada semua target di Balikpapan akan disalurkan langsung oleh Rumah Zakat. Kami mendukung dan berterima kasih untuk bantuan yang diberikan," pungkas Alwiati. (mra/ms)

Editor : Ismet Rifani
#dkk balikpapan #PIN Polio 2024 #Rahmad masud