BALIKPAPAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah mengantisipasi titik-titik lonjakan volume sampah selama Agustus.
Mengingat banyak tamu negara menuju IKN dan Balikpapan sebagai kota penyangga ikut terdampak ramai.
Kepala DLH Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, selama pekan pertama Agustus kondisi volume sampah terpantau aman dan normal.
“Volume sampah berkisar 380 - 400 ton per hari. Belum ada peningkatan signifikan di TPA Manggar,” katanya.
Ada pun dengang peringatan HUT ke-79 RI di IKN. Menurutnya tidak perlu ada penambahan jumlah petugas maupun waktu kerja.
“Kami tentu siap. Normal saja pekerjaan seperti biasa karena ini pekerjaan rutin,” katanya.
Contohnya jika ada 2.000 orang tamu dan perkiraan satu orang menghasilkan 1 kilogram sampah.
Artinya peningkatan produksi sampah hanya 2 ton. Apalagi Balikpapan sudah biasa kedatangan tamu untuk berbagai event besar.
Baca Juga: Begini Rute Tamu Upacara 17 Agustus di IKN dari Balikpapan ke Sepaku
“Rakernas APEKSI lalu jumlah tamu bisa sampai 5.000 orang. Jadi kami siap saja dalam artian, pekerjaan itu sudah menjadi rutinitas,” tuturnya.
Sudirman menyebutkan, biasanya jumlah kenaikan sampah sudah bisa terprediksi di beberapa titik.
Terutama lokasi gelaran acara dan area hotel atau penginapan.
“Kalau hotel sudah ada penanganan sampahnya sendiri. Kami hanya mengambil residu,” sebutnya. Sehingga proses pemilahan sampah sudah dilakukan pihak hotel.
Selanjutnya petugas tinggal membawa residu sampah ke TPA Manggar.
Dia menambahkan, tamu yang datang juga hanya selama beberapa hari. Bukan menetap dalam jangka waktu yang lama.
Sehingga tidak terlalu berdampak pada peningkatan volume sampah secara umum di TPA Manggar dan perlu penanganan khusus.
“Berbeda kalau lebaran, produksi sampah bisa naik dua kali lipat 600 – 800 ton per hari,” tandasnya. (*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko