KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Optimalisasi sumur dalam akan dilakukan untuk menambah debit air bersih terutama layanan di kawasan Balikpapan Barat.
Selama ini, beberapa sumur dalam tercatat sudah lama tidak aktif.
Direktur Operasional Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Ali Rachman mengatakan, pihaknya sudah melakukan survei bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV.
Ini bentuk penjauan serta evaluasi ke lokasi sumur dalam milik BWS.
“Insyaallah akan direvitalisasi dalam waktu dekat untuk menambah air baku,” katanya kepada Kaltim Post, Selasa (13/8).
Kegiatan ini juga terkait lanjutan dari rencana penambahan kapasitas air bersih di daerah Balikpapan Barat. Ali menjelaskan, saat ini produksi IPA Kampung Baru hanya sekitar 20 liter per detik.
“Padahal total kapasitas 50 liter per detik. Ada satu kompartemen juga rusak dan harus kami perbaiki dulu,” ucapnya.
Nantinya dengan mengaktifkan kembali sumur-sumur dalam yang sudah tidak aktif bisa membantu suplai air baku ke IPA Kampung Baru.
Sehingga bisa langsung bermanfaat ke masyarakat. Selain itu, PTMB juga membangun sumur dalam baru. “Hasil dari Balai Kelautan dapat rekomendasi bangun untuk satu sumur lagi,” tuturnya.
Seperti diketahui, wilayah pelayanan IPA Kampung Baru hanya mencakup 7 persen di Balikpapan Barat dengan total 1.419 sambungan rumah (SR). Sebab produksi air masih sekitar 20 liter per detik.
Ali berharap, kapasitas IPA Kampung Baru bisa maksimal dengan penambahan sumur dalam dan mengaktifkan kembali sumur dalam yang sudah mati selama ini. Tahun depan, rencananya dia mengalokasikan anggaran pada perbaikan pengolahan.
Kondisi terkini, ada alat-alat yang tidak berfungsi dan tidak bisa bekerja optimal. “Mulai dari pompa, pipa transmisi, erator, dan semua perlengkapan agar bisa berfungsi optimal,” tandasnya. (*)
Editor : Thomas Priyandoko