KALTIMPOST.ID, Sejumlah peserta upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia yang digelar di BSCC Dome, Sabtu (17/8), mengalami kelelahan dan tumbang akibat kondisi fisik yang menurun dan cuaca terik.
Insiden ini terutama menimpa anggota pasukan Pramuka yang terlibat dalam upacara tersebut.
Petugas kesehatan dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan Banda Balikpapan dengan sigap memberikan pertolongan pertama kepada peserta yang tumbang.
Pasukan upacara ini terdiri dari berbagai elemen, termasuk TNI, kepolisian, Dishub, BPBD, Satpol PP, Korpri, dan Pramuka. Namun, sebagian besar yang mengalami kelelahan berasal dari pasukan Pramuka.
Sekretaris Kota (Sekkot) Balikpapan, Muhaimin, menjelaskan bahwa anggota Pramuka memang memiliki jadwal yang sangat padat dalam beberapa hari terakhir.
Sejak 14 Agustus, mereka telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti upacara Hari Pramuka, gelar senja, ulang janji, hingga apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Agung pada dini hari, Sabtu (17/8).
"Pramuka kalau fisik tidak kuat atau memang dalam kondisi fisik agak drop, terjadi pingsan wajar saja," ujar Muhaimin. Ia menyatakan telah memberikan arahan kepada pengurus Pramuka untuk melakukan evaluasi terkait pelaksanaan tugas di tahun-tahun mendatang.
Muhaimin menekankan pentingnya rotasi tugas dan menugaskan anggota yang fisiknya benar-benar siap.
"Ke depan, tidak boleh terjadi lagi. Kalau fisik kuat dan kondisi fit, silakan ditugaskan. Karena cuaca memang sangat terik hari ini," tambahnya.
Ia juga menyarankan agar dilakukan pembagian tugas yang lebih efektif sehingga anggota Pramuka yang bertugas tidak memiliki jadwal yang terlalu padat dan dapat menjaga kondisi fisik mereka tetap fit.
Evaluasi ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi tim pelaksana upacara HUT RI agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. (*)
Editor : Dwi Puspitarini