KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN- Lengkap sudah surat rekomendasi bakal calon kepala daerah dari Partai Demokrat untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kalimantan Timur (Kaltim).
Menyusul terbitnya rekomendasi terakhir untuk bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Balikpapan yang diberikan untuk Muhammad Sa’bani dan Syukri Wahid.
Rekomendasi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Senin (26/8) petang.
Rekomendasi yang diberikan untuk mantan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Muhammad Sa’bani dan mantan Anggota DPRD Balikpapan Syukri Wahid itu, memutus hegemoni potensi bakal calon tunggal di Balikpapan.
Sebelumnya, partai pemilik kursi di DPRD Balikpapan kompak memberikan rekomendasi kepada bakal pasangan calon wali kota petahana, Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo.
Untuk diketahui Bagus Susetyo merupakan Anggota DPRD Kaltim daerah pemilihan (dapil) Balikpapan periode 2019-2024 dari Partai Gerindra.
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024 di DPP Partai Demokrat kepada Muhammad Sa’bani dan Syukri Wahid oleh Ketua Umum AHY didampingi Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Irwan dan Ketua DPC Partai Demokrat Balikpapan Deni Mappa.
Dalam keterangan persnya, AHY menyampaikan rekomendasi untuk bakal pasangan calon yang diberikan baik kepada petahana, maupun tokoh baru sama sekali, ataupun kader lama dan kader baru Partai Demokrat, bahkan kader partai lain, adalah mempertimbangkan kans kemenangan yang baik.
“Saya rasa itu semua menjadi bagian strategi dan pemikiran kami dalam menyusun langkah-langkah pilkada ini,” katanya di kanal Partai Demokrat, Senin (26/8).
Rekomendasi Partai Demokrat menjadi yang terakhir diberikan untuk pilkada di Kaltim. Di mana sehari sebelumnya, pada Minggu (25/8), Ketua Umum AHY juga memberikan rekomendasi kepada bakal calon kepala daerah untuk Kutai Kartanegara (Kukar) dan Samarinda.
Rekomendasi Partai Demokrat untuk pemilihan bupati di Kukar diberikan kepada Edi Damansyah dan Rendi Solihin. Sedangkan pada pemilihan wali kota di Samarinda, Partai Demokrat memberikan rekomendasi kepada Andi Harun dan Saifudin Zuhri.
“Besok, adalah hari pertama pendaftaran di KPUD masing-masing dan kami juga per malam ini, kami menuntaskan semua kabupaten/kota. Semua sudah kami ambil keputusan. Kalau kemudian last minute, karena konstelasi daerah. Bukan karena keputusan DPP. Ada perubahan, contoh ada beberapa yang tiba tiba pasangan nomor duanya berubah. Karena beberapa alasan. Paling itu sifatnya emergency," katanya.
"Tetapi secara umum semua sudah kami ambil keputusan. Dan bahkan bisa hampir saya katakan, semua sudah saya serahkan secara langsung. Saya langsung selaku ketua umum yang menyerahkan,” pungkas AHY.
Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Irwan menegaskan bahwa dirinya berkomitmen bahwa Pilkada di Kaltim tidak boleh hanya diikuti oleh satu pasangan calon atau melawan kotak kosong. Agar pelaksanaan demokrasi bisa berjalan dengan baik.
“Komitmen saya di Kaltim tidak boleh ada kotak kosong. Masyarakat di 10 kabupaten/kota harus diberikan pilihan lebih dari satu pasangan calon kepala daerah. Dan Partai Demokrat konsisten menjadi pengawal demokrasi di Kaltim,” tegasnya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko