Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

25 UMKM Ramaikan Tempat Kumpul Baru di Balikpapan Barat, Sajikan Kuliner Nusantara

Dina Angelina • Jumat, 30 Agustus 2024 | 15:09 WIB

WISATA KULINER: Warga Balikpapan Barat ketambahan pusat kuliner baru. (Foto: Dina/KP)
WISATA KULINER: Warga Balikpapan Barat ketambahan pusat kuliner baru. (Foto: Dina/KP)
*

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Total ada 25 stand UMKM dengan sajian makanan Nusantara di Wisata Kuliner Kelurahan Baru Ilir. Tempat ini dibawah binaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Baru Ilir.

Selama peresmian, pedagang UMKM bisa berjualan selama pagi hingga sore hari. Sedangkan untuk operasional selanjutnya, lokasi ini mengusung konsep wisata kuliner malam hari pukul 19.00 – 00.00 Wita.

“Sasaran pekerja atau keluarga yang ingin santai mencicipi makanan tempo dulu,” kata Ketua LPM Baru Ilir Taufik Qul Rahman. Pria yang menjabat sebagai anggota DPRD Balikpapan ini bercerita, pihaknya memang tidak menampilkan makanan kelas atas.

Melainkan makanan Nusantara. Mulai dari soto banjar, sop singkong, pisang gapit, kopi tradisional, dan sebagainya.

“Jangan hanya penuhi kafe saja, tapi juga angkat jajanan tradisional,” sebutnya.

Taufik menyebutkan, wisata kuliner ini menyerap siapa saja warga yang ingin berdagang. Pihaknya akan melakukan pembinaan dengan syarat pedagang juga siap mengikuti aturan di kawasan tersebut.

Rencananya lokasi ini dibuat seperti wisata kuliner di daerah lainnya. Ada sajian hiburan musik. Yakni Minggu- Rabu musik akustik dan Jumat-Sabtu oleh tampilan band. Mirip seperti di kawasan kuliner Jogja.

“Lewat anggaran pokir kami kembangkan. Pokir tidak sebatas hanya pekerjaan infrastruktur. Tapi termasuk mengembangkan UMKM seperti ini,” imbuhnya. Dia optismistis kegiatan ini bisa menjadi sarana peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Sehingga strategi mengejar PAD tidak hanya dari kegiatan besar. Namun UMKM juga harus ditampung dan bernilai. “Semoga bisa meningkatkan perekonomian warga sekitar. Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit,” tandasnya. (*)

Editor : Thomas Priyandoko
#wisata kuliner #balikpapan