Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Penanganan Banjir Balikpapan Butuh Rp 1,6 Triliun, Rahmad Mas'ud: Tidak Mungkin Selesai Satu Tahun

Dina Angelina • Rabu, 4 September 2024 | 18:34 WIB

LANJUTAN: Proyek perbaikan drainase di kawasan perumahan Balikpapan Baru. (Foto: Anggi Praditho/KP)
LANJUTAN: Proyek perbaikan drainase di kawasan perumahan Balikpapan Baru. (Foto: Anggi Praditho/KP)

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Perbaikan saluran sekunder Balikpapan Baru bagian dari lanjutan proyek penanggulangan banjir Kota Balikpapan.

Seperti diketahui, Pemkot Balikpapan melakukan penanganan banjir secara bertahap.

Sebelumnya pemerintah kota melakukan perbaikan DAS Ampal mulai titik Global Sport, Perumahan Wika, hingga Jalan MT Haryono Simpang Beller.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, perbaikan drainase ini bagian dari penanggulangan banjir.

Menurutnya, masalah banjir di Kota Balikpapan tidak bisa tuntas dalam satu atau dua tahun anggaran.

“Itu perlu proses beberapa tahun. Minimal kita sudah mulai bertahap, bukan cuma mimpi. Tapi kita eksekusi,” katanya.

Dia menilai, setidaknya sudah mulai terlihat efek dari perbaikan drainase sebelumnya.

“Minimal sekarang kalau banjir berkurang dari sisi ketinggian. Kemudian jalan lebih lebar ini membantu arus lalulintas,” tuturnya.

Baca Juga: Lanjutan Penanganan Banjir, Saluran Sekunder Balikpapan Baru Dilebarkan

Rahmad menjelaskan, Pemkot Balikpapan berkomitmen membenahi perbaikan dari hulu hingga hilir DAS Ampal. Namun dilakukan secara bertahap.

Dia menuturkan, total kebutuhan penanganan banjir di Balikpapan sebesar Rp 1,6 triliun.

“Kami cicil mulai Rp 136 miliar dulu,” ucapnya. Dia memberi pemahaman, bahwa proyek yang dikerjakan kemarin baru sekitar 10 persen dari total kebutuhan penanganan banjir.

“Jadi jangan mimpi dulu banjir selesai, tapi yang penting sudah mulai action daripada selama ini diam saja,” imbuhnya. Sebagai informasi, alokasi anggaran proyek saluran sekunder Balikpapan Baru sebesar alokasi anggaran Rp 9,98 miliar.

Berasal dari APBD Balikpapan 2024. Proyek ini memiliki waktu pekerjaan selama 183 hari dengan kontraktor pelaksana CV Maranginang dan pengawas CV Rizky Utama Teknik. (*)

Editor : Thomas Priyandoko
#proyek banjir #banjir balikpapan #rahmad mas'ud #balikpapan