Paling Baik dalam Sistem Transportasi Perkotaan, Balikpapan Sabet Wahana Tata Nugraha 2024
Dina Angelina• Selasa, 10 September 2024 | 21:21 WIB
DIAKUI: Kadishub Balikpapan Adwar Skenda Putra menerima Piala WTN dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Ist)
BALIKPAPAN - Balikpapan kembali menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2024 dari Kementerian Perhubungan.
Ini merupakan penghargaan kepada pemerintah atas kinerja transportasi angkutan perkotaan kategori terbaik.
Dalam ajang yang digelar setiap dua tahun sekali tersebut, kini Balikpapan berhasil meraih penghargaan dalam kategori Kota Besar.
Penilaian bersama Surakarta, Banjarmasin, Malang, Samarinda, dan Jambi.
Piala WTN diserahkan langsung oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Kepala Dishub Balikpapan Adwar Skenda Putra, Sabtu (7/9). Acara berlangsung di JIEXPO Kemayoran Jakarta.
Kepala Dishub Balikpapan Adwar Skenda Putra menuturkan, pihaknya telah melalui serangkaian tahapan penilaian WTN. Mulai dari pengumpulan data yang sudah berjalan sejak 2023.
Data ini diserahkan ke provinsi dan selanjutnya dikirim ke Kemenhub. Selanjutnya dari pengumpulan data, ada wawancara tim finalis.
"Terdiri dari Kemenhub, Kemendagri, Kementerian PUPR, Dirlantas Polda hingga pengamat transportasi," ungkapnya.
Hasil penilaian tim, Balikpapan berhasil mendapatkan piala WTN. Sementara Samarinda mendapat sertifikat.
"Penilaian kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan memperoleh indikator paling baik," sebutnya.
Edo membeberkan beragam aspek yang masuk dalam penilaian. Di antaranya bidang sarana transportasi darat, bidang perlengkapan transportasi, bidang umum. Serta bidang ketertiban lalulintas.
Bahkan kehadiran Balikpapan City Trans juga menjadi salah satu penilaian sarana transportasi.
"Ada sistem transportasi perkotaan yang tertib, lancar, sehat dan aman berkelanjutan. Itu tersedia di Balikpapan City Trans," tuturnya.
Dia menyebutkan, atas raihan ini membuat Balikpapan kini sudah mendapatkan penghargaan WTN sebanyak 23 kali. Bahkan pernah dapat berturut-turut setiap tahun.
"Artinya secara umum Balikpapan sebagai kota besar dinilai cukup berhasil dalam menciptakan penyelenggaraan transportasi perkotaan," bebernya.
Selama proses penilaian, Dishub juga sudah menyampaikan kebutuhan transportasi di Balikpapan. Seperti transportasi interkoneksi antar wilayah di masa mendatang.
Hal ini masih menjadi tantangan dan pekerjaan rumah bagi Dinas Perhubungan.
Sehingga nantinya tak hanya fokus dalam pengembangan Balikpapan City Trans. (*)