KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Sebuah truk tangki bermuatan air amblas di ruas proyek galian pipa di Jalan MT Haryono Balikpapan. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (9/10), sekitar pukul 14.18 wita, siang.
Dari pantau Kaltim Post, truk tangki dengan plat TNI tersebut baru saja melakukan pengisian air bersih di Posko tangki PDAM Balikpapan di kawasan MT Haryono. Ban belakang sebelah kiri truk terperosok di bekas galian tersebut.
Perlu diketahui, peristiwa semacam ini bukan untuk kali pertama yang terjadi di bekas proyek itu. Pasalnya, beberapa truk lainnya juga pernah mengalami kejadian serupa bahkan lebih parah. Sebuah truk bermuatan mie sampai terguling pada Senin 30 September 2024, lalu.
Sementara dalam insiden truk tangki air kali ini, berdasarkan keterangan sopir yang enggan menyebutkan namanya, mengatakan bahwa truk tangki yang ia kemudikan baru saja melakukan pengisian air bersih. Saat mobil mau keluar dari lokasi tiba-tiba langsung amblas.
“Awalnya saat mau keluar ban depan mobil aman saja. Tiba-tiba ban belakang sebelah kiri langsung amblas,” tutur sopir saat di lokasi kejadian.
Menurutnya, truk yang dibawanya baru saja melakukan pengisian air. Jadi saat hendak pergi dari lokasi pengisian, ban mobil langsung amblas di bekas galian tanah yang tidak padat.
Sopir mengatakan, rencana air yang sudah di isi akan diangkut menuju markas TNI di kawasan Gunung Malang, Balikpapan. Atas kejadian itu, pengangkutan air menuju lokasi harus terhambat.
Di satu sisi, untuk memudahkan proses evakuasi maka air didalam tangki dikuras terlebih dahulu sehingga beban dari truk bisa lebih ringan. Secara bersama-sama sopir truk tangki PDAM turut membantu proses evakuasi dengan bermodalkan tali yang dikait.
Lalu ditarik menggunakan satu unit mobil tangki PDAM. Dalam proses evakuasi, kondisi arus lalu lintas di Jalan MT Haryono sempat terhambat, hingga akhirnya, tepat pada pukul 14.58 truk tangki bermuatan air berhasil dievakuasi.
Atas peristiwa tersebut penting bagi pihak terkait untuk segera menyelesaikan proyek galian dan memastikan area tersebut aman untuk dilalui. Insiden seperti ini bukanlah yang pertama, dan jika tidak segera ditangani, insiden serupa bisa saja akan terus terjadi.(*)