Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Toko Penyeimbang di Pasar Klandasan Bukan Saingan Pedagang, Tahap Awal Transaksi Terbatas

Dina Angelina • Kamis, 24 Oktober 2024 | 18:43 WIB

 

Warga Balikpapan kini bisa belanja kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau di Toko Penyeimbang Gesit.
Warga Balikpapan kini bisa belanja kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau di Toko Penyeimbang Gesit.

 

KALTIMPOST.ID, Toko atau kios penyeimbang siap hadir di Kota Beriman. Perumda Manuntung Sukses sebagai pengelola akan mulai meluncurkan kios penyeimbang, Jumat (25/10). Lokasi toko penyeimbang pertama ini berada di Pasar Klandasan.

Seperti diketahui, toko penyeimbang merupakan inovasi dari Pemprov Kaltim untuk membuat harga komoditas yang beredar di pasar dapat terkendali. Sebelumnya toko penyeimbang sudah muncul lebih dulu di kota lain.

“Total di Kaltim sudah ada tiga toko penyeimbang, Balikpapan mungkin yang kios keempat,” kata Dirut Perumda Manuntung Sukses Andi Sangkuru.

Dia menambahkan, Samarinda memiliki toko penyeimbang dengan brand Toko Sigap.

Sementara Balikpapan memilih nama Gesit atau gerakan stabilisasi inflasi terkendali.

Ini bentuk upaya dari pemerintah daerah agar kehadiran toko penyeimbang setidaknya bisa ikut menekan inflasi.

 Baca Juga: Pemkot Balikpapan Siapkan Opsi Anggaran Program Makanan Bergizi, Masuk Pembahasan dengan TAPD

Dia menjelaskan, toko penyeimbang di Balikpapan terdapat di dua lokasi. Yakni Pasar Klandasan dan Pasar Pandansari.

Namun untuk momen peresmian, pihaknya memilih seremoni berlangsung di Pasar Klandasan.

“Toko penyimbang ini bukan saingannya pedagang, kami hanya memberikan komoditi pangan dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Sebab salah satu fungsi perumda yaitu turut berpartisipasi dalam pengendalian inflasi.

Maka kehadiran toko penyeimbang tidak boleh menjual barang mahal yang lebih tinggi dari pasaran.

Teknisnya seperti toko grosir atau kelontongan. “Perbedaannya kami diatur bahwa harga itu tidak boleh melebihi harga sekian,” sebutnya.

Namun tetap harganya tidak berbeda dengan pedagang sekitar. Sedangkan untuk produk atau komoditas yang dijual kurang lebih sama dengan toko lain. Seperti beras, minyak, gula, hingga hortikultura.

Dengan catatannya harga jual tidak boleh mahal. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pengurus pedagang Pasar Klandasan.

“Tahap awal ini kita akan batasi jumlah pembeliannya. Misal setiap orang hanya boleh membeli beras sekian kilo,” imbuhnya.

Perumda Manuntung Sukses telah bekerja sama antar daerah untuk penyediaan komoditas. Tepatnya dengan Pinrang dan Jakarta.

Sementara untuk hortikultura, pihaknya didukung oleh Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DP3) Balikpapan.

“Jadi tahap awal ini memberdayakan hasil produksi petani lokal,” ucapnya. Seperti toko pada umumnya, Perumda Manuntung Sukses menyiapkan petugas hingga peralatan yang dibutuhkan dalam operasional toko penyeimbang. (*)

 

Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel 

Editor : Dwi Puspitarini
#produk lokal #harga terjangkau #Toko Penyeimbang #inflasi #balikpapan #PERUMDA MANUNTUNG SUKSES