KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN–Polda Kaltim mengantisipasi agar masyarakat waspada penipuan modus lowongan pekerjaan ke luar negeri.
Meski belum ada korban, namun tak menutup kemungkinan pelaku mencari mangsa di Kaltim.
Info Lowongan kerja tersebut membuat para pelamar tergiur, sehingga rentan ditipu orang yang tidak bertanggung jawab. Biasanya para penipu lakukan aksinya disertai iming-iming gaji fantastis.
Ciri modus penipuan kerja ke luar negeri pertama ditawarkan perusahan atau lembaga tidak resmi yang kredibilitasnya diragukan, tidak terdaftar sebagai perusahaan PSMI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia).
"Patut diwaspadai. Jangan tergiur,” ungkap Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto. Iming-iming gaji tinggi dan fantastis sering digunakan pihak penipu lowongan kerja di luar negeri untuk mengelabui korbannya.
Jika dicermati, nominal tinggi itu tidak masuk akal menurut perhitungan dan juga proses gaji tersebut ditawarkan dengan skema yang cepat dan mudah.
Selain itu, penipuan lowongan kerja luar negeri perusahan bodong biasanya akan menjanjikan menangung semua biaya keberangkatan ke negara tujuan.
Di sisi lain, mereka juga akan memungut biaya pendaftaran. Setelah membayar sejumlah uang yang ditentukan,pelamar kerja akan ditinggal begitu saja tanpa adanya kejelasan.
Melansir situs Kementrian Luar Negeri RI, perjanjian kontrak kerja diperlukan untuk mendapatkan kepastian, jaminan keamanan dan keselamatan selama bekerja di negara tujuan.
Editor : Dwi Restu A