Dalam sambutannya, Rita mengungkapkan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya dan berkomitmen untuk membawa UMKM Balikpapan Timur ke tingkat yang lebih maju, dan menggali potensi serta meningkatkan daya saing UMKM.
“Balikpapan Timur memiliki potensi besar dalam sektor UMKM yang perlu digali dan dikembangkan lebih lanjut. Banyak pelaku UMKM di wilayah ini telah berhasil menembus pasar nasional,” ungkapnya.
Beberapa produk unggulan dari wilayah ini telah berhasil mendapatkan pengakuan di ajang nasional, seperti aneka olahan sambal dan pepes tuna daun singkong Manggar yang berhasil masuk dalam Pangan Nusa Trade Expo Indonesia di Jakarta pada tahun 2022 dan 2024.
Produk ini berasal dari UMKM Sajian Rita Manggar dan menjadi bukti bahwa produk lokal Balikpapan Timur memiliki daya saing tinggi di pasar nasional.
Dalam upaya memajukan UMKM, Rita juga menyambut baik dukungan dari berbagai pihak, termasuk Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian (DKUMKMP) serta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan.
Selain itu, keterlibatan Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai perusahaan yang beroperasi di Balikpapan Timur turut menjadi faktor penting dalam pengembangan UMKM.
“Langkah awal yang dilakukan nanti bersama anggota forum adalah membangun silaturahmi dengan berbagai CSR yang ada di Balikpapan Timur. Melalui kerja sama ini, rencana mengadakan berbagai pelatihan. Salah satu program yang diagendakan adalah pelatihan pengolahan amplang udang abon serta pelatihan perpajakan yang masih menjadi tantangan bagi banyak pelaku usaha kecil,”ucapnya.
Sementara Kepala Seksi Pembangunan Kecamatan Balikpapan Timur Dendy Natadipura mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lintas sektoral guna menumbuhkembangkan sektor ekonomi masyarakat.
"Dengan terbentuknya Forum UMKM Balikpapan Timur, diharapkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dapat lebih berkembang melalui kolaborasi yang erat dengan pemerintah serta pemanfaatan teknologi yang tepat guna," ujarnya.
Dia menegaskan pentingnya peran teknologi dalam mendukung kemajuan UMKM di era digital saat ini yang menjadi faktor penting yang tidak dapat diabaikan.
“Pelaku UMKM harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar mampu bersaing dan meningkatkan daya saing produk mereka di pasar yang lebih luas," ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, juga dilakukan sosialisasi mengenai pemanfaatan teknologi tepat guna yang dapat membantu para pelaku UMKM dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas usahanya, yang diperkenalkan adalah hasil karya anak muda Balikpapan Timur, Rafi, dengan menghadirkan solusi teknologi yang dapat diaplikasikan langsung oleh UMKM. (pus/pms/dwi)
Editor : Almasrifah