KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan akan membuka layanan pemeriksaan kesehatan bagi pelaut. Menggandeng Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hasil pemeriksaan kesehatan atau medical check up (MCU) menjadi syarat penting bagi pelaut sebelum berlayar.
Layanan MCU Onsite ini akan dilaksanakan di Kantor KSOP Balikpapan pada 10 dan 11 Maret 2025. Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Pelaut dan Tenaga Penunjang Keselamatan Pelayaran (TPKP) BKKP Ditjen Hubla Kemenhub Haryanto menerangkan, kegiatan ini akan memudahkan para pelaut. Untuk mengakses layanan pemeriksaan kesehatan sebelum melaksanakan pelayaran.
“Sesuai dengan arahan Ditjen Hubla, kami harus hadir melayani ke daerah-daerah. Oktober-November 2024 lalu, kami sudah ke Tanjung Pinang, Kupang, Teluk Palu, dan Kendari,” katanya kepada Kaltim Post usai usai sosialisasi MCU Onsite Pelaut dan TPKP di Kantor KSOP Balikpapan, Rabu (5/2).
Pada kunjungannya ke KSOP Balikpapan, pihaknya juga ingin mengumpulkan masukan mengenai kendala tentang pemeriksaan kesehatan pelaut. Sebelumnya ke Balikpapan, BKKP telah berkunjung ke Banjarmasin. Untuk mensosialisasikan layanan MCU Onsite ini.
“Untuk wilayah Kalimantan, Balikpapan yang kedua minggu ini. Dan kami mengharapkan melalui MCU ini, bisa memudahkan para pelaut untuk mengurus persyaratan sebelum berlayar,” ucapnya.
Ada empat klinik dan rumah sakit di Balikpapan yang ditunjuk untuk layanan MCU Onsite ini. Yakni Klinik Utama Indomec Balikpapan, Klinik Utama Aesculap Balikpapan, Klinik Utama Mirabell, dan Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB). Hasil pemeriksaan kesehatan ini, berupa sertifikat berlogo garuda. Yang diberikan kepada para pelaut yang sudah melakukan MCU.
Tim Dokter Kesehatan BLU BKKP Ditjen Hubla Kemenhub dr Alfian Husin menyampaikan, bagi para pelaut yang ingin menjalani pemeriksaan kesehatan diminta untuk berpuasa terlebih dahulu. Sehari sebelum melaksanakan MCU. “Harus berpuasa di malam hari. Dari jam 10 malam. Dan jam 8 pagi bisa langsung pemeriksaan,” pesannya.
Dia pun berharap agar layanan MCU Onsite ini bisa dimanfaatkan masyarakat Kaltim, khususnya pelaut yang ada di Balikpapan. Agar bisa mengefisiensi biaya pemeriksaan kesehatan sebagai syarat sebelum berlayar. Pemeriksaan kesehatan ini mencakup pemeriksaan darah di laboratorium, cek mata, telinga hidung tenggorokan (THT), jantung, rontgen, gigi, dan wawancara dengan dokter.
“Karena ini milik pemerintah, biayanya jauh di bawah instansi kesehatan swasta. Agar membantu juga finansial pelaut,” ujarnya.
Kepala Seksi Penjagaan, Patroli, dan Penyidikan Kantor KSOP Kelas I Balikpapan I Komang Budiawan menyebut selama tahun 2024 setiap bulannya ada sekira 1.500 kapal yang berkunjung ke Balikpapan. Dalam satu kapal biasanya ada 10 awak kapal yang bertugas.
“Kalau kunjungan kapal sudah mencapai 1.500 kapal per bulannya. Satu kapal paling kecil ada 10 orang kru. Melihat kunjungan 1.500 kapal ini, maka memperhatikan kesehatan para pelaut. Sehingga harus memanfaatkan program ini,” pungkasnya. (kip/dwi)
Editor : Duito Susanto