KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Makan bergizi gratis (MBG) telah berjalan di Balikpapan, Senin (17/2). Hadir pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) dan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) di lingkungan Pemkot Balikpapan.
Namun MBG baru menyasar sebagian sekolah melihat kesiapan catering. Salah satu penerima manfaat awal seperti SD 015 Balikpapan Selatan.
Program andalan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ini sempat tertunda sejak Januari. Alasannya menunggu kesiapan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pelaksana kegiatan.
Seperti diketahui, BGN selaku pengelola anggaran yang menunjuk catering dan sebagainya. Sementara Pemkot Balikpapan dalam hal ini Disdikbud Balikpapan hanya sebagai penerima manfaat.
“Kami kapanpun diminta untuk menyiapkan anak sekolah siap selalu ready selalu 100 persen,” kata Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik. Pihaknya menjelaskan, pertemuan pertama dengan BGN berjalan kurang lebih dua bulan lalu.
Kedua pihak berdiskusi, terutama terkait catering yang sudah dipilih oleh BGN. Lalu Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan melihat kesiapan catering sudah memenuhi protokol kesehatan.
“Hasilnya kami melihat masih banyak perlu perbaikan terhadap catering yang ditunjuk,” sebutnya. Itu yang membuat proses persiapan MBG lebih lama. Hingga baru bisa terlaksana sekarang menunggu standar operasional prosedur (SOP) terpenuhi.
Irfan menegaskan, saat ini MBG menggunakan APBN sepenuhnya. “Belum ada APBD yang keluar. Soal berapa anggaran per porsi itu yang tahu BGN sebagai pelaksana,” ucapnya.
Sementara perwakilan BGN diwakili sarjana penggerak pembangunan Indonesia (SPPI) enggan berkomentar. Ada pun penampakan satu porsi MBG terdiri dari nasi putih, ayam goreng, tempe, sayur capcay, dan buah semangka.
Siswa kelas 2 Fatan mengaku senang mendapatkan makan tersebut. Dia mengaku makanan ini enak dan sanggup untuk menghabisi satu porsi.
“Sudah bawa sendok dan garpu dari rumah,” ucapnya. Fatan mengaku, belum ada konsumsi makanan dari rumah. Jadi kedatangan makan siang ini sangat pas saat perutnya lapar.
Bahkan Fatan mengetahui MBG ini merupakan program Presiden RI Prabowo Subianto. “Makanannya enak. Terima kasih Pak Prabowo,” tuturnya.
Hal yang sama juga diutarakan Al Xavier, siswa kelas 2. Sedangkan Bimo siswa kelas 5 mengatakan porsi pas dan enak. “Mantap, tidak ada yang kurang,” ucapnya sambil menunjukkan tempat makan yang habis tanpa sisa. (*)
Editor : Duito Susanto