Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

6 Mahasiswa yang Diamankan dalam Demo Indonesia Gelap di Balikpapan Dibebaskan; Polresta: Tidak Sampai 24 Jam

Syahrul Ramadan • Senin, 24 Februari 2025 | 14:04 WIB
Kasi Humas Polresta Balikapapan Ipda Sangidun.
Kasi Humas Polresta Balikapapan Ipda Sangidun.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Enam mahasiswa yang ditahan usai aksi demonstrasi Indonesia Gelap di depan Gedung DPRD Balikpapan akhirnya dibebaskan. Mereka sempat diamankan sementara di Polresta Balikpapan pada Jumat (21/2) karena aksi yang melewati batas waktu.

Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun, mengonfirmasi bahwa para mahasiswa tersebut telah dibebaskan pada Sabtu (22/2) siang.

"Kami hanya meminta mereka mengklarifikasi aksi yang dilakukan karena sudah melewati batas waktu yang ditentukan, yaitu pukul 18.00 WITA," ujar Sangidun, Senin (24/2).

Menurutnya, para mahasiswa diamankan dalam kondisi baik dan tidak ditahan lebih dari 24 jam. Setelah pemeriksaan selesai, mereka pun diperbolehkan pulang.

Sebelumnya, aparat telah mengimbau massa aksi untuk membubarkan diri, namun hingga pukul 20.00 WITA mereka masih bertahan di lokasi. Akibatnya, pihak kepolisian melakukan pembubaran dan mengamankan enam mahasiswa.

Koordinator Lapangan Aliansi Mahasiswa Kota Minyak, Tion, mengungkapkan bahwa pihaknya sempat bernegosiasi dengan kepolisian agar tetap diperbolehkan bertahan hingga ada perwakilan DPRD yang menemui mereka. Namun, negosiasi menemui jalan buntu.

"Kami sudah melakukan negosiasi, tetapi akhirnya enam kawan kami ditangkap. Kami menuntut mereka segera dibebaskan," tegas Tion.

Ia juga menyayangkan absennya Ketua DPRD Balikpapan yang sedang berada di Jakarta untuk menghadiri pelantikan kepala daerah.

"Di tengah efisiensi anggaran, DPRD tetap hadir di Jakarta, tetapi tidak ada yang menemui kami di sini," imbuhnya.

Aliansi Mahasiswa Kota Minyak menegaskan bahwa aksi mereka merupakan bagian dari kebebasan demokrasi yang dijamin Undang-Undang. Mereka meminta pemerintah daerah turut bergerak dalam menyuarakan kebijakan pusat yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat, serta mengevaluasi kinerjanya agar lebih baik ke depannya.(*)



Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#demo #Indonesia Gelap #polresta balikpapan