KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN-Ada 100 lebih laporan kehilangan meteran air PDAM di rumah warga. Hingga Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) melakukan kordinasi dengan Polresta Balikpapan melakukan pengusutan.
Wakapolresta Balikpapan AKBP Hendrik Eka Bahalwan memastikan bahwa pihak kepolisian akan segera meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan pencurian.
“Kami akan memperkuat pengawasan preventif dengan mengerahkan Bhabinkamtibmas dan tim intelijen di wilayah yang sering terjadi pencurian,” ujar Hendrik.
Direktur Utama PTMB Yudhi Saharuddin menyebut, pihaknya mendapat perhatian khusus dari Wakapolresta. Untuk bergerak bergerak bersama di lapangan mengatasi masalah ini.
Sehingga para pelaku dapat terungkap serta mencegah aksi serupa terjadi kembali. Pencurian meteran air tidak hanya merugikan PTMB, tetapi berdampak langsung pada masyarakat.
Selain terputusnya aliran air, pelanggan yang kehilangan meteran harus menanggung sendiri biaya penggantian.
“Air yang terus mengalir tanpa meteran juga menyebabkan pemborosan yang signifikan. Ini bukan hanya masalah perusahaan, tetapi kepentingan seluruh warga Balikpapan,” jelasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki