KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - DPRD Balikpapan telah mendengar keluhan pedagang saat melakukan pemantauan di Pasar Sepinggan. Ada yang mengeluh tentang kebersihan, fasilitas kamar mandi, dan atap bocor.
Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono mengatakan, pihaknya meminta pemerintah kota melakukan revitalisasi pasar tradisional. Sehingga kondisi pasar di Kota Minyak bisa tertata lagi.
Dia menyambut baik revitalisasi yang sudah berjalan di Pasar Klandasan. “Kami juga berencana mengusulkan revitalisasi Pasar Sepinggan,” katanya.
Budiono meyakini dengan revitalisasi memperbaiki estetika pasar tradisional dan meningkatkan minat masyarakat. “Karena penjual dan pembeli sama-sama merasa nyaman,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Haemusri Umar mengatakan, saat ini revitalisasi Pasar Sepinggan baru tahap dokumen pra-design. Jika anggota dewan mengusulkan revitalisasi Pasar Sepinggan, maka perlu penyusunan detail engineering design (DED).
“Kita bisa menyusun dokumen DED pada APBD perubahan nanti,” sebutnya. Namun untuk pembangunan fisik belum diketahui pasti kapan bisa terealisasi, paling cepat tahun depan.
Itu juga bergantung ketersediaan dana daerah dan kesepakatan alokasi dana dari legislatif. Haemusri menjelaskan, proyek revitalisasi yang sudah pasti berjalan tahun ini adalah Blok D Pasar Klandasan.
Saat ini tinggal masuk lelang untuk blok D. Konsepnya tetap sama seperti blok sebelumnya. “Anggaran yang tersedia sekitar Rp 9 miliar dari APBD Balikpapan 2025,” tuturnya.
Dia menjelaskan, proyek revitalisasi Blok D harus sebelum Idulfitri harus sudah lelang. Kemudian berlanjut untuk masa kontrak pembangunan selama 150 hari kalender atau lima bulan,” ucapnya.
Sebagai informasi, Blok D Pasar Klandasan ini meliputi area sembako dan pasar buah. Lanjutan dari pembangunan Blok C yang baru rampung pada akhir 2024.
Setelah itu, ada Blok E dan Blok F untuk area blauran. Dia berharap, revitalisasi kedua blok ini seharusnya mendapat bantuan pembiayaan dari program kementerian.
“Karena ini sifatnya lebih luas lagi. Ada berbagai jenis pedagang,” imbuhnya. Selain revitalisasi Blok D, tahun ini Dinas Perdagangan juga berencana melakukan revitalisasi Pasar Loak Besi. (*)
Editor : Duito Susanto